Kuil emas Zen di Kyoto. (Foto: Dok. Luhur Hertanto)
Kuil emas Zen di Kyoto. (Foto: Dok. Luhur Hertanto)

Megahnya Kuil Emas Kyoto

Rona wisata gaya
Luhur Hertanto • 10 November 2019 10:43
Jakarta: Kinkakuji adalah sebuah kuil Zen di Kyoto yang sangat populer. Daya tarik utamanya adalah sebuah pavilyun bersepuh emas di tengah kolam Kyoko-chi yang sangat indah.
 
Maka jangan heran bila setiap hari kuil ini dipadati ribuan turis dari berbagai negara. Bila ingin berfoto dengan latar belakang pavilyun emas tersebut, Anda harus sangat sabar menunggu hingga spot yang dipilih benar-benar 'bersih' dari turis lain.  
 
Kuil yang awalnya bernama Rokuonji ini dibangun pada 1397 sebagai tempat peristirahatan bagi Shogun Ashikaga Yoshimitsu dan keluarga. Setelah Sang Shogun meninggal dunia, pavilyun yang terdiri dari empat lantai dan kompleks sekitarnya difungsikan sebagai kuil Zen. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kuil indah ini sempat dibakar dalam perang yang terjadi pada abad ke-14. Kuil kembali terbakar pada 1950 dan sejak itu yang dibangun dalam rekontruksi adalah replikanya. Khusus pekerjaan pelapisan emas untuk kontruksi pavilyun berlangsung pada 1955. Termasuk untuk patung perunggu fenghuang alias burung phoenix yang berada di puncak pavilyun.
 
Total luas kuil Kinkajuji mencapai 40 ribu meter persegi. Medannya bergelombang dengan jalur pejalan kaki berlapis kerikil berkelok-kelok khas taman Zen. Di ujung beberapa kelokan terdapat air terjun kecil. Seusai puas berkeliling, Anda bisa beristirahat sambil menikmati teh hijau hangat yang sepat tapi lezat.
 
Baik pavilyun emas dan kolam Kyoko-chi tidak hanya berstatus Warisan Sejarah dan Budaya Jepang. Kompleks kuil ini telah masuk dalam daftar UNESCO tentang situs cagar budaya warisan dunia. 
 
Waktu terbaik untuk berkunjung ke kuil Kinkakuji pada musim gugur dan musim dingin. Pendar lapisan emas yang gemilang akan nampak kontras dengan birunya langit dan daun-daun merah khas musim gugur. Pada musim dingin, dinding-dinding emasnya akan terlihat magis di bawah naungan atap berselimut salju.
 
Kapan pun musim yang dipilih, sebaiknya Anda sudah tiba di lokasi setelah jam makan siang. Kuil ditutup pada pukul 17.00 waktu Kyoto. Jadi jangan sampai belum puas berfoto dan membeli cendera mata, Anda sudah harus buru-buru pergi.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif