Rumah Suku Sasak di Desa Sade. (Foto:MTVN/Nia Deviyana)
Rumah Suku Sasak di Desa Sade. (Foto:MTVN/Nia Deviyana)

Suku Sasak Gunakan Kotoran Kerbau untuk Mengepel Lantai

Rona wisata
Nia Deviyana • 20 November 2015 10:13
medcom.id, Mataram: Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ada beberapa kampung yang masih mempertahankan kehidupan suku aslinya, Suku Sasak. Di Desa Sade salah satunya. Hal itu bisa terlihat dari rumah adat mereka. 
 
Rumah Suku Sasak disebut dengan Bale Tani. Di sini, semua rumah masih beratapkan rumbia, berdinding anyaman bambu, dan yang paling unik, lantainya kerap dilap dengan kotoran kerbau. 
 
"Uniknya, karena dibuat dari kotoran kerbau, saat musim hujan rumah jadi terasa hangat. Sebaliknya, saat musim panas rumah terasa adem. Nyamuk-nyamuk juga hilang," jelas pemandu wisata di Desa Sade, Lombok Tengah saat dijumpai Metrotvnews.com.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suku Sasak Gunakan Kotoran Kerbau untuk Mengepel Lantai
 
Untuk menghilangkan bau kotoran kerbau, penduduk setempat mencampurkan kembang sepatu, tanah liat, dan menggunakan kotoran yang masih baru.
 
Rumah adat Sasak pada bagian atapnya berbentuk seperti gunungan berbentuk oval. Ruangannya dibagi menjadi inan bale (ruang induk), bale luar (kamar tidur) dan bale dalem yang sering digunakan untuk menyimpan harta benda, ruang ibu melahirkan atau tempat menyemayamkan jenazah sebelum dimakamkan. 
 
Satu rumah adat Sasak biasanya dihuni enam sampai dengan tujuh orang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(LOV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif