Foto: romanticlovepicture
Foto: romanticlovepicture

5 Tahap dalam Hubungan Percintaan

Rona romansa
08 April 2015 16:55
medcom.id: Dalam menjalani hubungan percintaan, Anda pasti pernah melewati beberapa tahapan yang umumnya dialami beberapa pasangan. Setiap tahapan tersebut ternyata berkaitan dengan sistem hormon dalam tubuh Anda.
 
Meskipun tahap ini ditandai dengan jelas, ini semua tergantung pada individu menanggapi setiap peristiwa yang terjadi dalam hubungan mereka. Anda dan pasanganlah yang menentukan seberapa cepat atau lambat hubungan Anda memasuki fase-fase ini.
 
Apa saja tahapan-tahapan dalam hubungan percintaan?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Kupu-kupu
Ini adalah definisi umum yang terjadi pada pasangan yang baru menjalin sebuah hubungan. Dalam tahap ini, terjadi begitu banyak hubungan fisik, terutama seks. Ini ditandai dengan 'kegilaan' intens dan daya tarik seksual yang menyebabkan kurangnya produktivitas dan penurunan berat badan. Bagi pria maupun wanita, di tahap ini mereka memproduksi lebih hormon seks estrogen dan testosteron yang mengarah pada libido tinggi.
 
2. Membangun
Disinilah pasangan mempelajari lebih lanjut satu sama lain karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk bersama-sama. Dan di tahap inilah sebuah hubungan sesungguhnya dimulai. Hubungan akan mendominasi pikiran mereka sehingga mereka akan merasa sulit berkonsentrasi pada orang lain dan kegiatan lainnya. Mereka akan susah tidur dan perhatian mereka berkurang.
 
3. Asimilasi
Tahap ini mendorong mereka mempertanyakan arah hubungan apakah tepat untuk dilanjutkan. Pasangan di titik ini umumnya mulai memikirkan masa depan, pasangan berada pada titik di mana orang menjadi sedikit kritis dalam hubungan dan menciptakan batasan-batasan dalam hubungan mereka. Akibatnya, mereka cenderung menjadi lebih stres.
 
4. Terus terang
Dalam tahap ini, seseorang mulai bersantai berada di sekitar pasangannya. Tahap ke empat ini adalah ketika masing-masing pasangan mulai terbuka dan menunjukkan diri sebenarnya. Hal ini memungkinkan pasangan untuk lebih dekat sehingga mereka dapat membentuk hubungan yang lebih dalam satu sama lain. Namun di sini beberapa pasangan mulai meragukan hubungan mereka dan merasa rentan.
 
5. Stabilitas
Di sini, sebuah hubungan berada pada titik terdalam dan banyak pasangan merasa bahagia. Tahap stabilitas meningkatkan level kepercayaan dan keintiman pasangan. Di tahap ini, hormon vasopresin yang kuat akan dikeluarkan pria dan wanita ketika mencapai orgasme saat bercinta. Hormon ini diketahui membantu menguatkan rasa keterikatan antara individu dalam pasangan. (Ningtriasih/femalefirst)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(AWP)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif