Inilah cara cepat yang bisa Anda gunakan untuk memutuskan apakah Anda benar benar mencintai pasangan Anda atau tidak. (Foto: Pexels.com)
Inilah cara cepat yang bisa Anda gunakan untuk memutuskan apakah Anda benar benar mencintai pasangan Anda atau tidak. (Foto: Pexels.com)

10 Tanda Anda Tidak Benar-benar Mencintainya

Rona romansa gaya psikologi
Medcom • 24 Oktober 2019 20:19
Jakarta: Apakah Anda yakin bahwa pasangan yang bersama Anda saat ini adalah cinta sejati? Apa gunanya berkomitmen dalam suatu hubungan jika tidak ada jaminan bahwa apa yang Anda dan pasangan rasakan satu sama lain adalah cinta sejati?
 
Lebih dari sekedar perasaan sayang, cinta adalah sebuah tindakan. Suatu tindakan yang mendukung hubungan atau pernikahan yang saling memuaskan.
 
Jika Anda tidak mencerminkan perasaan memelihara hubungan dalam perilaku dan tindakan, sebaiknya Anda mempertanyakan perasaan itu. Apakah itu hanya kenyamanan, nafsu atu cinta sejati?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengutip dari Meetmindful, inilah cara cepat yang bisa Anda gunakan untuk memutuskan apakah Anda benar benar mencintai pasangan Anda atau tidak.

1. Menyimpan rahasia dari pasangan

Menyimpan informasi penting dari pasangan adalah perilaku berbahaya yang dapat merusakkan kepercayaan ketika rahasia itu terbongkar.
 
Ketika Anda sedang jatuh cinta, Anda harus saling percaya dengan kabar baik dan kabar buruk tentang apa pun yang dapat memengaruhi persepsi Anda satu sama lain.
 
Anda tidak perlu mengungkapkan setiap detail dari hubungan sebelumnya, tetapi menyembunyikan keberadaannya adalah perilaku yang tidak bijaksana.

2. Secara terang-terangan tidak menghargai pasangan

Mungkin pasangan Anda adalah pendengar yang baik, tetapi bukan berarti Anda dapat melontarkan kekesalan Anda kepada pasangan setiap saat. Salah satunya mengutarakan kekesalan dengan berteriak.
 
Cinta dan hormat adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dalam hubungan intim. Memperlakukan pasangan dengan tidak hormat tentu saja tak dapat diterima.
 
Berteriak, mengatakan hal buruk, dan merendahkan pasangan adalah tanda ketidakdewasaan emosional dan indikator bahwa Anda tidak mencintai pasangan seperti yang seharusnya.

3. Situasi yang membahayakan

Tanpa disadari mungkin Anda pergi bersama rekan kerja pada larut malam. Meskipun hanya soal bisnis, tetapi bagaimana pendapat pasangan Anda? Apakah itu hal yang wajar untuk dilakukan oleh orang yang telah memiliki pasangan?
 
Jika Anda benar-benar jatuh cinta, komitmen Anda terhadap hubungan Anda lebih diutamakan daripada interaksi sosial yang dipertanyakan dan sangat mungkin menggoda.

4. Membagikan rahasia pasangan

Pasangan Anda memilih hubungan intim dengan Anda karena mereka merasa aman dengan Anda. Ketika seseorang berbagi pikiran, perasaan, dan rahasia terdalamnya dengan Anda, itu berarti mereka percaya bahwa Anda bisa menjaga rahasia itu.
 
Jika Anda tergoda untuk mengungkapkan informasi pribadi pasangan, maka berpikirlah apa yang sebenarnya terjadi pada diri Anda? Jika Anda benar-benar mencintai pasangan, hal ini tidak akan pernah terjadi. Bahkan ini juga berlaku setelah Anda berpisah, orang-orang yang berintegritas tidak membagikan rahasia pribadi.
 
10 Tanda Anda Tidak Benar-benar Mencintainya
(Jika Anda benar-benar mencintainya, Anda dan pasangan akan berada di pihak yang sama, dan menghibur satu sama lain. Jika tidak, Anda mungkin bisa mempertanyakan diri Anda. Foto: Pexels.com)

5. Mengabaikan pasangan

Mengabaikan pasangan adalah petunjuk besar bahwa Anda tidak benar-benar mencintainya. Perlu Anda ketahui, kebalikan dari cinta bukanlah kebencian tetapi ketidakpedulian.
 
Jika Anda tidak lagi peduli dengan apa yang dipikirkan, dirasakan atau dibutuhkan pasangan, itu pertanda hubungan cinta Anda sedang bermasalah.
 
Saatnya mengevaluasi kembali perasaan Anda yang sebenarnya. Mungkin hubungan Anda berada dalam keterpurukan sementara yang dapat dihidupkan kembali. Cinta yang berkelanjutan membutuhkan perawatan dan pengasuhan dari kedua belah pihak.

6. Menolak permintaan perhatian atau kasih sayang

Mungkin Anda belum mengetahui apa saja yang dilalui oleh pasangan pada hari itu, maka jika pasangan Anda meminta pelukan, peluk saja. Apa sulitnya memberikan satu atau dua menit waktu Anda untuk memeluk?
 
Ketika Anda atau pasangan tidak dapat meluangkan waktu beberapa detik untuk pelukan, ini adalah masalah besar. Jika Anda menolak permintaan perhatian atau kasih sayang, saatnya untuk mempertanyakan komitmen Anda kepada pasangan. Apa masalah yang sebenarnya?

7. Tidak menghormati keluarga pasangan

Apakah ada anggota keluarga pasangan yang membuat Anda kesal? Mencintai keluarga pasangan memang tidak selalu mudah dan terkadang itu menantang Anda dengan cara yang tidak terduga.
 
Namun komitmen mencintai pasangan adalah mencintai keluarganya juga. Bagaimanapun, pasangan Anda sangat menyayangi keluarganya, dan itu juga harus Anda lakukan.
 
Tersenyumlah, dan berikan rasa hormat, jika Anda melakukan hal sebaliknya, itu akan menyakiti hati pasangan Anda. Ketika Anda mencintai pasangan namun tidak menghargai anggota keluarganya, perasaan Anda perlu dipertanyakan.

8. Menolak untuk membicarakan masalah penting

Salah satu kegagalan dalam hubungan adalah menghindari diskusi dengan pasangan. Jika Anda benar-benar mencintainya, Anda pasti berani untuk membicarakan masalah Anda dengannya.
 
Menurut beberapa orang, perbedaan pendapat adalah alasan utama pasangan berpisah. Mungkin ini terdengar biasa, tetapi kenyataannya, keterampilan komunikasi yang baik tidak dapat dinegosiasikan untuk pasangan yang benar-benar saling mencintai.
 
Seperti yang dikatakan Susan Elliott dalam Psychology Today, "Hubungan yang sehat adalah tentang komunikasi yang terbuka dan jujur ."
 
Jika Anda mencintainya, Anda akan bersedia untuk membicarakan hal-hal penting, bahkan ketika itu sangat sulit diutarakan. Ambil napas dalam-dalam dan lakukan saja.

9. Anda membiarkan pasangan

Menjalin hubungan atau pernikahan adalah tentang kemitraan sejati. Sebuah pasangan bisa saling berbagi tanggung jawab hidup bukan hanya saat-saat menyenangkan. Jika satu orang melakukan semua pekerjaan untuk mendukung kehidupan sehari-hari pasangan, itu bukanlah kemitraan.

10. Mengatur situasi menang/kalah dalam hubungan

“Menang” dan “kalah” adalah istilah yang paling baik disimpan untuk permainan dan kegiatan olahraga. Sedangkan pasangan adalah kemitraan, Anda harus bekerja sama untuk menjadi pemenang dan hidup bahagia.
 
Menjaga skor dan menciptakan persaingan yang tidak perlu dalam hubungan akan sering menimbulkan kekesalan.
 
Jika Anda benar-benar mencintainya, Anda dan pasangan akan berada di pihak yang sama, dan menghibur satu sama lain. Jadilah penggemar sejati pasangan Anda.
 

Sandra Odilifia
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif