Ilustrasi bibir Pecah-pecah (foto: boldsky)
Ilustrasi bibir Pecah-pecah (foto: boldsky)

Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B6

Rona vitamin
Anda Nurlaila • 12 September 2019 14:18
Jakarta: Kondisi tubuh dapat memperlihatkan kekurangan salah satu nutrisi penting. Jika sering mengalami anemia, bibir kering dan pecah-pecah, hingga sulit konsentrasi bisa jadi Anda kekurangan vitamin B6.
 
Vitamin pekerja keras ini memengaruhi kinerja seluruh tubuh termasuk suasana hati, nafsu makan, tidur, dan kemampuan berpikir. Tubuh juga membutuhkannya untuk melawan infeksi, mengubah makanan menjadi energi, dan membantu darah membawa oksigen ke seluruh tubuh Anda. Meskipun jarang terjadi, kekurangan vitamin B6 dapat membuat tubuh melambat.
 
Dikutip dari WebMD, ada beberapa tanda tubuh kekurangan vitamin B6.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cepat Lelah
 
Jika tubuh kekurangan vitamin B6, Anda bisa mengalami anemia yaitu sel darah merah yang terlalu sedikit.  Itu akan membuat Anda merasa lelah dan lemah. Anemia juga dapat terjadi karena tidak memiliki cukup zat besi, atau kekurangan nutrisi lain seperti B12 dan asam folat.
 
Ruam
 
Tanda-tanda tubuh kurang vitamin B6 dapat terlihat di kulit. Tubuh akan mengalami perubahan kimia yang menyebabkan ruam bersisik dan gatal biasanya muncul di wajah, yang disebut dermatitis seboroik. Ruam ini mungkin semakin lama semakin jelas. Jika kekurangan B6 sedikit, gejalanya bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk muncul.
 
Bibir kering, pecah-pecah
 
Mulut dan bibir yang bersisik, dan sudutnya bisa pecah adalah tanda-tanda kekurangan vitamin ini. Lidah juga mungkin membengkak.
 
Sistem kekebalan tubuh lemah
 
Kekurangan B6 mempersulit tubuh melawan infeksi dan penyakit sehingga dapat menjadi lingkaran setan. Kanker dan penyakit lain dapat menghabiskan kadar vitamin B6 dalam tubuh Anda. Jadi, perlu asupan vitamin untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6. Salah satunya dengan konsumsi suplemen.
 
Tangan atau kaki mati rasa
 
Jari-jari tangan dan kaki sering kram dan mati rasa? Penyebabnya mungkin kelainan saraf yang disebut neuropati perifer. Kekurangan B6 dapat memicu gangguan ini. Vitamin B lainnya seperti B12 sangat penting untuk menjaga kesehatan saraf.
 
Bayi rewel
 
Bayi yang rewel dan sulit ditenangkan bisa menjadi tanda mereka kekurangan vitamin B6. Ini terjadi jika Anda hanya memberi ASI pada bayi di atas 6 bulan. Terlalu sedikit vitamin ini pada tubuh bayi dapat menyebabkan kejang, dan bayi lebih sensitif pada suara. Akibatnya bayi lebih mudah rewel dan menangis.
 
Morning sickness
 
Calon ibu membutuhkan lebih banyak B6 dalam diet daripada orang lain. Jika Anda merasa mual atau muntah tidak hanya di pagi hari, suplemen B6 dapat membantu. Tetapi minta saran dokter sebelum meminum suplemen ini.
 
Suasana hati
 
Vitamin B6 membantu mengatur suasana hati dan memori. Jika Anda merasa bingung atau sedih, terutama pada mereka yang berusia lanjut, kekurangan vitamin B6 bisa jadi penyebabnya. Kekurangan vitamin ini pada lansia juga cenderung mengalami depresi setelah stroke, patah tulang pinggul, atau penyakit lainnya termasuk memperlambat kemampuan mental.
 
Kanker
 
Rendah kadar B6 dalam tubuh dapat berperan dalam peluang Anda terkena kanker. Para peneliti tidak tahu persis mengapa. Tetapi penelitian telah menghubungkan kurangnya B6 dengan kanker perut dan kerongkongan. Kekurangan vitamin juga dapat membuat Anda lebih mungkin terkena kanker yang didorong oleh hormon steroid, seperti kanker payudara dan prostat.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif