Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan bahwa sebanyak 41 perempuan meninggal dunia karena covid-19. (Foto: MI/Rifaldi Irianto)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan bahwa sebanyak 41 perempuan meninggal dunia karena covid-19. (Foto: MI/Rifaldi Irianto)

Menteri PPPA: 41 Perempuan Meninggal karena Covid-19

Rona covid-19 menteri pppa
Sunnaholomi Halakrispen • 22 April 2020 18:20
Jakarta: Penularan kasus covid-19 (new coronavirus) masih terjadi. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan bahwa sebanyak 41 perempuan meninggal dunia karena covid-19.
 
"Kami telah berhasil mengumpulkan dan mengolah data terpilah menurut jenis kelamin dan usia," ujar Menteri Bintang di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 22 April 2020.
 
Tak hanya itu, virus SARS-CoV-2 juga menyasar anak-anak. Berdasarkan data hasil kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, tercatat sebanyak enam anak meninggal dunia akibat covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rinciannya, untuk perempuan dengan kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan) covid-19 sebanyak 14.755 dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 4.254. Sedangkan, pasien positif covid-19 yang dirawat sebanyak 94, pasien positif yang sembuh sebanyak 27 kasus dan yang meninggal 41 orang. 
 
"Sedangkan untuk data anak dari 21 provinsi yang kami laksanakan, kami koordinasikan dengan daerah, anak itu ada ODP 6.744, PDP 991, positif dirawat 26, positif sembuh 9, meninggal 6," tuturnya. 
 
Namun, data yang disampaikannya tersebut belum menyeluruh se-Indonesia. Melainkan, baru dari 29 provinsi di Indonesia, data per Rabu, 22 April 2020. 
 
Selebihnya, masih dalam proses pengumpulan data. Di sisi lain, daerah yang dikategorikan sebagai zona merah covid-19 pun belum diperolehnya. 
 
Sementara itu, Bintang mengaku bahwa pihaknya berharap kepada para pimpinan wilayah juga pimpinan daerah, agar dapat melibatkan pihak Dinas PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) untuk ikut di dalam tim gugus tugas. 
 
"Sehingga dalam waktu cepat ini kami sudah bisa mendapatkan data terpilah baik dari sisi usia maupun jenis kelamin," pungkasnya.
 
(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif