Berikut tahap balikan dengan mantan. (Foto: Pexels.com)
Berikut tahap balikan dengan mantan. (Foto: Pexels.com)

4 Tahap Balikan dengan Mantan

Rona romansa psikologi
Kumara Anggita • 10 September 2019 14:46
Walaupun hubungan sudah berakhir, memori baik bersamanya tak sekejap hilang begitu saja. Hal ini membuat Anda berpikir untuk balikan kembali.
 

Jakarta: Ketika pikiran ini sudah muncul maka akan ada tahapan berikutnya yang umumnya terjadi pada setiap pasangan yang balikan. Berikut tahap balikan dengan mantan yang dilansir dari Huffpost.

Tahap 1: Anda mempertanyakan apakah perlu mencoba lagi

Ketika Anda memutuskan untuk kembali ke mantan maka perlu diingat bahwa Anda akan mengulangi situasi dan kesalahan masa lalu. Pastikan yang kali ini ada sesuatu yang baru. Masalah yang sebelumnya sudah bisa ditangani.

Tahap 2: Anda khawatir akan putus lagi

Tidak ada yang bisa menjamin suatu hubungan akan berakhir atau sukses. Namun setidaknya Anda sudah memiliki wawasan tentang masalah apa yang akan muncul diantara Anda berdua. Setidaknya Anda unggul dalam permainan.
 
Agar hubungan masih bisa bekerja setiap orang harus bertumbuh. Setiap orang harus berusaha untuk memperbaiki perilaku yang menyebabkan perpisahan. Butuh cukup waktu dan jarak untuk perbaikan itu. Dari sini, hubungan baru memungkinkan untuk lahir kembali.

Tahap 3: Anda mempertanyakan apakah Anda memang harus bersama

Ada beberapa tanda yang menunjukan hubungan Anda dengannya  mungkin tidak berhasil saat ini antara lain.

Anda takut gagal

Sering kali, orang ingin kembali bersama untuk membuktikan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan, dan bahwa mereka dapat mengusahakannya kali ini. Jika semua yang Anda lakukan adalah mencoba untuk membuat situasi yang buruk menjadi baik untuk alasan pribadi Anda, lanjutkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terlepas dari siapa yang melakukan apa kepada siapa, Anda tidak dapat memperbaiki masa lalu. Anda hanya dapat belajar darinya untuk meningkatkan masa depan Anda.

Masa lalu menjadi masa kini

Jika pasangan Anda menunjukkan tanda-tanda seperti dulu misalnya memperlakukan Anda dengan buruk, atau tidak mau membahas dan mengatasi masalah yang membuat Anda putus asa. Maka baiknya Anda relakan saja dia.
 
Anda tidak dapat membuat hubungan sendirian. Dia juga perlu berupaya untuk membuat hubungan baru Anda berjalan.
 
4 Tahap Balikan dengan Mantan
(Ketika Anda memutuskan untuk kembali ke mantan maka perlu diingat bahwa Anda akan mengulangi situasi dan kesalahan masa lalu. Pastikan yang kali ini ada sesuatu yang baru. Masalah yang sebelumnya sudah bisa ditangani. Foto: Pexels.com)

Kembali untuk anak

Hubungan akan berhasil saat itu bekerja dari diri sendiri.  Jika Anda mempertimbangkan untuk kembali karena hanya karena ingin bersama dengan oran lain, siap-siap untuk menghadapai kegagalan lagi.

Ada pelecehan fisik atau emosional

Jika mereka kasar, Anda sebaiknya berpikir panjang untuk kembali bersama. Pelaku melakukan apa yang mereka lakukan karena dirinya sendiri, bukan karena Anda. Karena itu, kecuali mereka telah menjalani perawatan dan konseling, mereka perlu memahami dan memperbaiki perilaku mereka.

Tahap 4: Anda bekerja keras untuk memperbaiki apa yang rusak sebelumnya

Untuk hubungan yang bagus, Anda membutuhkan kombinasi kejujuran, empati, belas kasih, dan kesetiaan namun bila ini kaitannya dengan mantan maka perlu tambahan lain antara lain:

Komunikasi yang terbuka dan jujur

Komunikasi akan efektif ketika hal-hal bisa dibahas dengan cara yang produktif.  Untuk menghindari miskomunikasi yang dapat mengarah pada kebencian dan masalah di masa depan, mendengarkan jauh lebih penting daripada berbicara.

Kesediaan untuk salah

Tidak boleh untuk selalu merasa benar. Berikan ruang untuk pikiran yang objektif.  Masing-masing perlu mendengarkan persepsi dan pengalaman pasangan mereka tentang apa yang sedang dibahas. Ini bukan tentang benar atau salah namun  tentang memahami sudut pandang yang berbeda dari seseorang yang Anda percayai dan cintai.

Diskusikan dan lepaskan masa lalu

Agar hubungan baru Anda berhasil, Anda harus membiarkan masa lalu tetap di masa lalu. Diskusikan pemecahannya secara terbuka dan jujur sehingga tidak ada kesalahpahaman.
 
Anda dapat kembali bersama dengan cinta, mendengarkan, dan empati. Tetap buka mata Anda untuk  menghindari situasi dan kesalahan masa lalu.
 

 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif