(Foto: Pharmafile)
(Foto: Pharmafile)

Risiko Tertular Tuberkulosis Intai Pengguna Transportasi Umum

Rona tuberkolosis
Sri Yanti Nainggolan • 07 Desember 2016 16:16
medcom.id, Jakarta: Jakarta menempati peringkat ketiga tertinggi setelah Gorontalo dan Papua Barat dalam kasus Tuberkulosis (TB) selama 2016.
 
Sebagai upaya penyadaran dan pencegahan, beberapa pihak dari pemerintah maupun swasta melakukan edukasi TB dengan melibatkan transportasi publik, yaitu TransJakarta.
 
Berdasarkan hasil pravelansi TB 2013/2014 dari Kementerian Kesehatan RI, terdapat satu juta kasus TB baru setiap tahun dengan angka kematian mencapai 100 ribu orang per tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di DKI, terjadi peningkatan sebesar 40 persen dari 400 menjadi 660 orang penderita setiap per 100 ribu orang," ungkap dr. Diah Handayani Sp.P dokter spesialis paru dari RS Persahabatan dalam acara temu media Edukasi Tuberkulosis (TB) di Transportasi Publik, Rabu (7/12/2016).
 
Melanjutkan aksi dari peluncuran komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengedukasi masyarakat tentang TB di transportasi publik, hari ini dilakukan survei online pada para pengguna TransJakarta di sepuluh koridor untuk mengetahui kepekaan masyarakat terhadap penyakit tersebut.
 
Hasil dari 360 responden tersebut menunjukkan bahwa 84,3 persen dari mereka sudah paham TB, sementara 51,54 persen di antaranya berisiko mengidap penyakit tersebut. Selain itu, sebanyak 88,61 persen dari mereka menyadari bahwa penularan TB terjadi melalui udara saat penderita batuk atau bersin.
 
"Kami mendukung edukasi TB dengan menjadikan armada sebagai publikasi, termasuk satu bus tingkat sebagai bentuk promosi agar bisa dilihat para pengguna TransJakarta yang rata-rata 450 ribu orang per hari," tukas Budi Kaliwono selaku Direktur Utama TransJakarta.
 
Sebelumnya telah dicanangkan Gerakan Nasional melalui kampanye Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS TB), yang berupaya mengajak semua pihak meningkatkan kepedulian, pencegahan, dan pengendalian TB.
 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif