Sindrom alergi oral biasanya tidak berbahaya, biasanya gejalanya ringan dan hilang dalam beberapa jam. (Foto: Pexels.com)
Sindrom alergi oral biasanya tidak berbahaya, biasanya gejalanya ringan dan hilang dalam beberapa jam. (Foto: Pexels.com)

Cara Mencegah dan Mengobati Sindrom Alergi Oral

Rona alergi
Anda Nurlaila • 29 Mei 2019 09:27
Hannelore A. Brucker, anggota Akademi Alergi, Asma, dan Imunologi Amerika memaparkan gejala-gejala alergi biasanya dimulai segera setelah makan buah atau sayuran mentah. Sindrom alergi oral biasanya tidak berbahaya, biasanya gejalanya ringan dan hilang dalam beberapa jam. 
 

 
Jakarta: Gatal-gatal pada bagian sekitar mulut, di dalam mulut, bibir dan tenggorokan yang membengkak setelah makan buah atau sayuran mentah bisa menjadi petunjuk Anda mengalami sindroma alergi oral. Mereka yang mengalami alergi serbuk sari 70 persen juga mengalami sindrom alergi serbuk sari-makanan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengutip Cooking Light, gejala-gejala alergi biasanya dimulai segera setelah makan buah atau sayuran mentah. Tetapi biasanya gejalanya ringan dan hilang dalam beberapa jam. "Sindrom alergi oral biasanya tidak berbahaya," kata anggota Akademi Alergi, Asma, dan Imunologi Amerika Hannelore A. Brucker.
 
Tetapi dalam kasus yang jarang, sindrom alergi oral bisa lebih parah. Sekitar lima persen orang dengan gejala sindrom alergi oral mengalami tanda-tanda di seluruh tubuh seperti mual atau muntah. Beberapa bahkan memburuk menuju anafilaksis yang berpotensi mengancam jiwa, yang dapat mencakup pembengkakan, gatal-gatal, dan bahkan syok.
 
Reaksi parah terjadi jika Anda sangat sensitif terhadap serbuk sari. Semakin sensitif Anda, semakin besar kemungkinan Anda akan bereaksi terhadap semakin banyak makanan dari waktu ke waktu.
 
Cara Mencegah dan Mengobati Sindrom Alergi Oral
(Sindrom alergi oral biasanya tidak berbahaya, biasanya gejalanya ringan dan hilang dalam beberapa jam. Foto: Pexels.com)

Diagnosis sindrom alergi oral

Seperti halnya diagnosis alergi, dokter akan bertanya tentang riwayat gejala. Kemudian, melakukan tes tusuk kulit atau tes darah untuk membantu mengonfirmasi diagnosis dan menentukan serbuk sari spesifik penyebab reaksi. 
 
Tes tusukan kulit juga dapat menguji alergi makanan, tetapi dalam kasus sindrom alergi oral, "biasanya serbuk sari akan positif dan makanan akan negatif," ujar Dokter di Asosiasi Alergi dan Asma di Ithaca Julie McNairn.

Pengobatan sindrom alergi oral

Cara paling mudah untuk menghindari gejala sindrom alergi oral adalah berhenti makan makanan yang menimbulkan reaksi alergi. Namun, dengan begitu banyak buah dan sayur bergizi yang hilang dari diet.
 
Untuk mengatasi sindrom alergi oral, makan makanan penyebab alergi jika buah atau sayur yang telah dimasak. Makan apel dalam pai termasuk apel yang melalui pemrosesan lainnya akan memecah protein peniru serbuk sari. Sehingga tubuh tidak lagi menganggapnya sebagai benda asing.
 
"Beberapa orang dengan sindrom alergi oral menemukan gejala mereka berkurang jika terlebih dahulu mengupas buah atau sayuran sebelum memakannya mentah," kata Dr. Elliot.
 
Gejala alergi serbuk sari yang cukup buruk diredakan dengan pengobatan suntikan alergi yang menjadikan tubuh lebih toleran terhadap alergi. Kendati sebagian orang dapat disembuhkan secara efektif dari alergi mereka, beberapa studi menunjukkan peningkatan pada sindrom alergi oral.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif