Apakah policresulen?
Policresulen sendiri adalah hemostatik topikal dan antiseptik. Cairan tersebut umumnya digunakan untuk pengobatan, kontrol, pencegahan, dan menyembuhkan beberapa jenis penyakit seperti jaringan yang mengalami peradangan, infeksi ginekologis, dan wasir.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Cara kerja obat tersebut adalah dengan menghambat pembentukan mikroorganisme pada dinding sel.
(Baca juga: BPOM Bekukan Izin Edar Albothyl)

(Penggunaan policresulen sendiri sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengantisipasi efek samping dan mengetahui apakah tubuh dalam keadaan memungkinkan untuk memakainya. Foto: Ilustrasi. Dok. Fabio Issao/Unsplash.com)
Namun, policresulen juga memiliki beberapa efek buruk pada tubuh yang tak selalu terjadi. Beberapa diantaranya adalah merasakan adanya benda asing dalam rahim, perut bagian bawah tak nyaman, iritasi atau kekeringan vagina, dan reaksi alergi.
Penggunaan policresulen sendiri sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengantisipasi efek samping dan mengetahui apakah tubuh dalam keadaan memungkinkan untuk memakainya. Selain itu, dosis yang digunkan juga tergantung dari masalah kesehatan yang dialami.
Dalam penjelasan BPOM RI terkait isu keamaan obat mengandung policresulen juga menyampaikan bagi masyarakat yang terbiasa menggunakan obat ini untuk mengatasi sariawan, dapat menggunakan obat pilihan lain yang mengandung benzydamine HCl, povidone iodine 1 persen, atau kombinasi dequalinium chloride dan vitamin C. Bila sakit berlanjut, masyarakat disarankan agar berkonsultasi dengan dokter atau apoteker di sarana pelayanan kesehatan terdekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
