(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

7 Efek Positif Pernikahan Bahagia Terhadap Kesehatan

Rona romansa
Raka Lestari • 18 Januari 2018 13:08
Jakarta: Ada pepatah yang mengatakan bahwa cinta menjadi salah satu obat terbaik. Mungkin hal tersebut ada benarnya. Hubungn percintaan, apalagi hubungan hangat antara suami istri ternyata memiliki dampak baik terhadap kesehatan.
 
Semakin baik hubungan antara suami istri, semakin baik pula kondisi kesehatan di antara pasangan.
 
Berikut ini adalah dampak yang ditimbulkan dari hubungan pernikahan terhadap kesehatan, dikutip dari Reader's Digest.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Mengurangi risiko demensia
 
Menurut data dari Alzheimer's Association ada banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat menurunkan risiko Alzheimer, salah satunya dengan menikah. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pria dan wanita yang sudah menikah memiliki kemungkinan 43 persen lebih rendah menderita demensia saat mereka bertambah tua.
 
2. Tekanan darah membaik
 
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Brigham Young, seseorang yang memiliki pernikahan bahagia memiliki hasil pengukuran tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan rekan mereka yang belum menikah. Para peneliti memantau tekanan darah para partisipan dan menemukan bahwa rata-rata pasangan yang sudah menikah dan bahagia memiliki hasil pengukuran darah yang terbaik.
 
3. Mengurangi stres
 
Stres dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Marriage and Family, menikah dapat mengurangi stres.
 
Kuncinya adalah pernikahan yang bahagia. Ketika pasangan mengalami hari yang buruk, pernikahan yang berbahagia cenderung saling mendukung dan berempati satu sama lain.
 

4. Fungsi paru-paru lebih baik
 
Menurut sebuah studi yang diterbitkan di Health Psychology, berada dalam hubungan jangka panjang, termasuk pernikahan dapat memperbaiki fungsi paru-paru pada manusia.
 
5. Jantung yang lebih sehat
 
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di European Journal of Preventive Cardiology pernikahan tidak hanya menurunkan tekanan darah, tetapi juga meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan, baik untuk pria maupun wanita.
 
6. Pria berumur lebih panjang
 
Pria yang sudah menikah memiliki kesehatan fisik yang lebih baik dan umur yang lebih panjang, rata-rata hidup sepuluh tahun lebih lama dari pria lajang, menurut penelitian sebelumnya. Menurut sebuah studi yang dilakukan University of Utah, pria yang memiliki hubungan jangka panjang juga dikaitkan dengan penghasilan yang lebih besar yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan mereka.
 
7. Wanita memiliki kesehatan mental yang lebih baik
 
Perempuan dalam pernikahan bahagia mengalami lebih sedikit insiden depresi, kecemasan, dan penyakit jiwa lainnya daripada wanita lajang, menurut penelitian yang diterbitkan di BMJ. Memiliki dukungan sosial yang konstan dari suami membantu wanita tetap sehat.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif