(Foto: ABCNews)
(Foto: ABCNews)

Penderita HIV/AIDS dan Diabetes Rentan Terjangkit Tuberkolosis

Rona tuberkolosis
Sri Yanti Nainggolan • 07 Desember 2016 17:29
medcom.id, Jakarta: Tuberkolosis (TB)  merupakan penyakit menular yang disebabkan kuman Mycobacterium. Tuberculosis paling rentan menyerang penderita HIV/AIDS dan diabetes melitus.
 
Ketika bakteri TB masuk ke dalam tubuh, bakteri bisa bersifat tidak aktif untuk beberapa waktu sebelum pada akhirnya menyebabkan gejala TB. Kasus ini dikenal dengan tuberkolosis laten. Sementara, TB yang langsung memicu gejala dikenal dengan istilah tuberkulosis aktif.
 
Dr Diah Handayani Sp.P, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Persahabatan menjelaskan, pada orang dengan sistem imunitas menurun seperti ODHA, infeksi TB laten akan mudah berkembang menjadi TB aktif. Begitu juga terhadap penderita diabetes melitus, meskipun perkembangannya tidak secepat HIV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dr Diah juga memaparkan perbedaan ketika TB masuk ke dalam tubuh orang sehat.
 
"Berbeda dengan orang yang sehat, meskipun laten (ada kuman TB yang masuk), tapi tidak merasakan gejala sakit karena daya tahan tubuh bagus," jelasnya.
 
Ia menambahkan, jumlah penderita TB yang meningkat berkaitan dengan angka penderita HIV/AIDS yang juga megalami peningkatan.
 
Faktor lain, meningkatnya TB disebabkan polusi, yang mana sering terjadi pada buruh bangunan.
 
"Mereka biasanya terkena silikosis yang terjadi karena sering menghirup pajanan besi atau pasir yang membuat paru-paru rentan terkena TB," ungkapnya.
 
Selain itu, TB juga bisa dipicu oleh kurang gizi (malnutrisi), drop out (penghentian pengobatan), dan kebiasaan merokok.
 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif