(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

4 Alasan Tak Boleh Konsumsi Jagung Berlebihan

Rona tips kesehatan
Anggi Tondi Martaon • 31 Januari 2017 10:21
medcom.id, Jakarta: Jagung dikenal memiliki kandungan karbohidrat tinggi sehingga tak jarang digunakan untuk menggantikan nasi. Selain itu, jagung mudah diolah dan enak dijadikan makanan ringan seperti popcorn, jagung rebus, maupun jagung bakar.
 
Di sisi lain, jagung ternyata memiliki kandungan asam lemak omega-6 di setiap butirnya. Asam lemak ini memengaruhi hormon yang berfungsi mencegah peradangan. Sebuah penelitian menunjukan, konsumsi omega-6 terlalu banyak membuat tubuh cenderung kehilangan kontrol atas respons peradangan. Hal ini mengakibatkan beberapa masalah kesehatan, seperti penyakit kekebalan tubuh, kanker, diabetes, asma, kolesterol, penyakit jantung, dan depresi.
 
Masih ada empat alasan lain mengapa Anda sebaiknya tidak mengonsumsi sayuran berwarna kuning ini terlalu banyak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Kadar gula tinggi
 
Kadar gula yang tinggi membuat Anda lebih cepat megantuk usai mengonsumsinya. Jika terlalu banyak dikonsumsi juga tak baik untuk kadar gula darah penderita diabetes.
 
2. Mengganggu sistem pencernaan
 
Jagung dapat mengganggu lapisan usus dan menciptakan masalah dalam sistem pencernaan. Pasalnya, jagung mengandung serat selulosa, dan tubuh manusia tidak sepenuhnya dapat mencerna selulosa.
 
3. Memicu peradangan
 
Tubuh tidak mampu mencerna lektin dan ini menyebabkan iritasi pada usus dan memicu peradangan.
 
4. Rentan tercemar pestisida
 
Jagung rentan tercemar Bacillus thuringiensis, sejenis insektisida yang bisa menjadi racun berbahaya. Ketika kandungan ini terakumulasi dalam darah, maka dapat mengganggu fungsi organ tubuh. (Boldsky)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif