"Nutrisi ibu hamil pada trimester satu, dua, dan tiga tidak terlalu berbeda. Hanya saja pada trimester pertama memang perlu lebih banyak diberikan suplemen asam folat," ujarnya, dalam Metro I-Care, Minggu 18 februari 2018
Pemberian asam folat pada trimester pertama dapat dikatakan sebagai kewajiban.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Pada tahapan ini janin berada pada fase pembentukan organ. Abai terhadap pemberian asam folat berpotensi menimbulkan kecacatan pada bayi saat dilahirkan.
"Selain vitamin berbentuk tablet, asam folat juga bisa didapatkan dari makanan. Asam folat ini keluarganya vitamin B yang bisa didapat dari kacang-kacangan," katanya.
Memasuki trimester dua dan ketiga, selain tetap mengonsumsi asam folat, kalsium dan jumlah kalori dalam porsi makan juga perlu ditambah. Namun tidak terlalu banyak.
Meski perlu menambahkan sedikit lebih banyak kalori pada porsi makan, Carolina mengatakan, bukan berarti 'jatah' makan ibu hamil dibuat dobel. Porsi makan tetap sama namun kalorinya ditambah.
"Dan perlu diberikan tambahan zat besi untuk persiapan persalinan, kalau seandainya diinginkan boleh ditambahkan DHA dari minyak ikan untuk mendukung pertumbuhan otak bayi," ujarnya.
Selain menjaga pola makan, Carolina juga menyarankan agar ibu hamil menjauhi minuman berkafein seperti teh atau kopi. Kedua jenis minuman ini diketahui dapat menghambat penyerapan zat besi pada ibu hamil.
Zat besi sendiri selain untuk mengurangi perdarahan saat persalinan, juga mencegah anemia, menghindari bayi terlahir dengan berat lahir rendah, hingga membantu pembentukan plasenta.
"Kalau merasa enggak minum kopi malah sakit kepala atau ada yang kurang, boleh minum kopi tapi carilah yang decaffeinated (tanpa kafein)."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(MEL)
