Benarkah Lansia Cenderung Mengalami Bau Mulut?
Penggunaan gigi palsu juga dapat meningkatkan risiko bau mulut jika alat tersebut tak dibersihkan. (Foto: Les Anderson/Unsplash.com)
Jakarta: Bau mulut adalah salah satu pertanda bahwa ada yang tak beres dengan tubuh atau ada masalah kebersihan oral. Namun, benarkah bahwa bau mulut tak bisa dihindari saat usia menua?

"Bau mulut, tidak secara langsung disebabkan oleh penuaan, tetapi kebersihan mulut mungkin lebih menjadi masalah pada orang tua karena penyakit yang bersamaan, prevalen," tukas salah satu juru bicara American Dental Association, Judith A. Jones. 

Sebagai permulaan, kita menjadi kurang gesit daripada dulu, ia menjelaskan. "Hal-hal seperti radang sendi, yang jauh lebih umum pada orang berusia di atas 65 tahun, memengaruhi kemampuan orang untuk menggosok gigi." 


Plak dan bakteri dapat menumpuk, sehingga menyebabkan bau mulut dan masalah kesehatan mulut lainnya.

"Penyakit yang memengaruhi otak, seperti Alzheimer atau Parkinson, dapat menyebabkan masalah koordinasi yang juga membuat menyikat gigi menjadi sulit. Di satu sisi, sebagai orang dewasa yang lebih tua lebih mengandalkan pengasuh," kata Dr. Jones.

(Baca juga: Cara Menghalau Bau Mulut)

"Ketika orang menjadi lebih tergantung, kemampuan mereka untuk melakukan perawatan diri mereka sendiri berkurang. Staf atau anggota keluarga mungkin tidak tahu bahwa ibu harus disikat giginya jika dia tidak melakukannya lagi."

Usia yang menua juga membuat seseorang lebih cenderung memiliki mulut kering, yang dapat berkontribusi pada bau mulut.

Produksi air liur yang menurun memungkinkan partikel makanan, puing, dan bakteri berlama-lama di sekitar gigi dan gusi dan menghasilkan bau yang nyata. 

Mulut kering bisa disebabkan oleh dehidrasi, dan rasa haus cenderung berkurang seiring waktu. Selain itu, mulut kering juga bisa jadi merupakan efek dari mengonsumsi obat-obatan tertentu. 

Seiring bertambahnya usia dan munculnya lebih banyak masalah kesehatan, orang cenderung mengonsumsi obat semakin banyak. 

"Jika Anda menambahkan obat kedua, ketiga, atau bahkan keempat, Anda lebih mungkin untuk melihat kekeringan dan benar-benar memiliki beberapa perubahan dalam fungsi kelenjar ludah," tambahnya.

Penggunaan gigi palsu juga dapat meningkatkan risiko bau mulut jika alat tersebut tak dibersihkan dengan benar dan justru menjadi penumpukan di dalam mulut. 






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id