Mengonsumsi air mineral harus dalam takaran yang tepat agar tak menimbulkan efek yang berbahaya bagi tubuh (Foto: Pixabay.com)
Mengonsumsi air mineral harus dalam takaran yang tepat agar tak menimbulkan efek yang berbahaya bagi tubuh (Foto: Pixabay.com)

Akibat Kekurangan dan Kelebihan Mengonsumsi Air Mineral

Rona tips kesehatan
Dhaifurrakhman Abas • 23 Maret 2019 07:00
Mengonsumsi air mineral ternyata juga ada aturannya. Tidak boleh diminum dengan jumlah terlampau berlebihan ataupun terlalu sedikit. Secukupnya saja. Lantas, berapa takaran yang paling tepat buat dikonsumsi setiap hari?
 
Jakarta:
Sudah bukan rahasia jika manusia tak akan bisa hidup tanpa air mineral. Sebab air mineral merupakan kebutuhan dasar yang menunjang manusia dalam bertahan hidup.
 
Karenanya, sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Bahkan ketika sedang mengikuti program diet untuk menurunkan berat badan sekalipun. Anda tetap harus mengonsumsi banyak air mineral.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soalnya, air mineral tidak hanya berfungsi untuk mengangkut nutrisi dan oksigen ke berbagai bagian tubuh Anda. Namun juga berguna buat meningkatkan energi agar tubuh bisa melakukan berbagai aktivitas setiap hari.
 
Meski banyak manfaatnya, ternyata, mengonsumsi air mineral juga ada aturannya, loh. Tidak boleh diminum dengan jumlah terlampau berlebihan. Secukupnya saja.
 
Sebab, melansir Times of India, jika kelebihan mengonsumsi air mineral  justru akan menjadi bumerang buat Anda. Apalagi yang ingin mendapatkan berat badan ideal. Kebanyakan mengonsumsi air putih malah bikin kelebihan berat.
 
Hal ini disebut dengan retensi air atau cairan dalam tubuh. Mengonsumsi air terlampau berlebihan membuat ginjal tidak mampu memproses cairan keluar dari tubuh. Akibatnya terjadi pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seperti mata, tangan, kaki hingga dalam jaringan gigi yang berlobang.  
 
Asupan cairan yang berlebihan juga bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Menyebabkan Anda pusing, mual hingga kejang-kejang. Asupan air berlebih juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lain yang disebut hiponatremia.
 
(Baca juga: Apakah Air Alkali Dibutuhkan oleh Tubuh?)
 
Kondisi ini terjadi ketika seseorang mengonsumsi air mineral dengan jumlah yang banyak dalam waktu singkat. Akibatnya, hiponatremia menyebabkan darah dan elektrolit menjadi encer, menyebabkan mual, muntah, kebingungan, dan pembengkakan otak.
 
Lantas, berapa jumlah takaran air mineral yang harus Anda konsumsi dalam sehari untuk mendapatkan efek paling baik? Masih melansir Times Of India, tidak ada jumlah takaran air mineral yang menjadi patokan tepat untuk dikonsumsi setiap hari.
 
Sebab, kuantitas air mineral yang akan diminum tergantung pada berbagai faktor. Seperti berat badan, aktivitas keseharian, dan lingkungan tempat Anda tinggal. Namun beberapa studi menyebut, perempuan harus mengkonsumsi setidaknya 3 liter air setiap hari. Sementara pria dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 3,5 liter air mineral.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(FIR)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif