Kulit apel memiliki serat yang tidak larut, vitamin C, vitamin A, dan kuersetin flavonoid. (Foto: Pexels.com)
Kulit apel memiliki serat yang tidak larut, vitamin C, vitamin A, dan kuersetin flavonoid. (Foto: Pexels.com)

Buah dan Sayuran Ini Tidak Perlu Dikupas Kulitnya

Rona tips & trik
Raka Lestari • 23 Juni 2019 12:14
Beberapa buah dan sayuran biasa Anda lihat sehari-hari. Ada beberapa buah dan sayuran yang tak perlu dicuci. Seperti kulit buah pecah, pir, dan plum sangat kaya akan serat, nutrisi, dan antioksidan. Satu studi bahkan menemukan bahwa menghilangkan kulit persik menghasilkan antioksidan 13 hingga 48 persen lebih sedikit. Namun untuk buah-buahan dan sayuran yang tidak dikupas, pastikan untuk selalu bersihkan kulitnya secara menyeluruh sebelum makan. 
 

Jakarta: Kulit atau kulit buah-buahan dan sayuran umumnya mengandung antioksidan, serat, vitamin, dan mineral yang justru terkadang lebih tinggi daripada daging buahnya sendiri. Buah-buahan dan sayuran yang belum dikupas mungkin memiliki serat hingga 33 persen lebih banyak daripada yang tanpa kulitnya. 
 
Dan kadar antioksidan dalam kulit buah bisa 328 kali lebih tinggi daripada yang ditemukan dalam daging, menurut Malina Malkani, MS, RDN, CDN, pencipta Wholitarian Lifestyle. Dikutip dari Reader's Digest, inilah beberapa buah dan sayuran yang sebaiknya tidak Anda kupas kulitnya:

1. Tidak perlu mengupas kulit buah beri, ceri, atau anggur

Menurut Malkani, lebih baik memakan buah-buah beri, ceri dan anggur tanpa harus mengupas kulitnya. Selain karena mengupas ceri dan anggur cukup sulit dan terkadang masih menyisakan sedikit bagian kulitnya, bagian kulit dari buah-buahan tersebut mengandung banyak antioksidan dan nutrisi. Kulit anggur sangat bermanfaat karena bagian anggur ini memiliki jumlah antioksidan tertinggi jika dikonsumsi secara utuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Buah dan Sayuran Ini Tidak Perlu Dikupas Kulitnya
(Menurut Malina Malkani, MS, RDN, CDN, pencipta Wholitarian Lifestyle, kulit buah pecah, pir, dan plum sangat kaya akan serat, nutrisi, dan antioksidan. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

2. Hindari mengupas kulit buah pir, peach, dan plum

Kulit buah pecah, pir, dan plum sangat kaya akan serat, nutrisi, dan antioksidan. Satu studi bahkan menemukan bahwa menghilangkan kulit persik menghasilkan antioksidan 13 hingga 48 persen lebih sedikit. Namun untuk buah-buahan dan sayuran yang tidak dikupas, pastikan untuk selalu bersihkan kulitnya secara menyeluruh sebelum makan. 

3. Hindari juga mengupas kulit buah apel

"Kulit apel memiliki serat yang tidak larut, vitamin C, vitamin A, dan kuersetin flavonoid," kata Hillary Cecere, MS, RDN, seorang ahli diet terdaftar. Meskipun kulit apel mengandung begitu banyak nutrisi dan serat, mereka adalah buah yang memiliki kandungan pestisida yang lebih tinggi. Jadi pastikan Anda mencucinya dengan baik atau mempertimbangkan untuk membeli apel organik. 

4. Sebaiknya tidak mengupas kulit tomat

Kulit tomat memiliki konsentrasi tinggi flavonoid naringenin, yang dapat mengurangi peradangan dan melindungi terhadap beberapa penyakit. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa memasak tomat dengan kulitnya dapat meningkatkan kandungan nutrisi. 

5. Hindari mengupas kiwi dan mentimun

Emily DiNuzzo dalam artikel RD mengatakan kulit kiwi secara mengejutkan dapat dimakan. Menurut Malkani kulit kiwi memiliki banyak vitamin C, dan memakan buah kiwi dengan serat dapat meningkatkan tiga kali lipat jumlah serat. Sedangkan kulit mentimun mengandung vitamin K, serat, dan kalium. Namun kulit mentimun terkadang memiliki zat lilin.
 
"Kulit mentimun bisa mengandung lilin, jadi pastikan untuk mencuci dengan baik dan bahkan menggunakan handuk kertas untuk menggosok lapisan lilin," kata Cecere.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif