NEWSTICKER
Sepertinya semua orang tak luput dari bullying atau perundungan baik secara langsung atau tidak. Berikut penjelasannya. (Foto: Pexels.com)
Sepertinya semua orang tak luput dari bullying atau perundungan baik secara langsung atau tidak. Berikut penjelasannya. (Foto: Pexels.com)

Mengapa Seseorang Bisa Kena Bullying

Rona bullying psikologi perundungan
Kumara Anggita • 21 Januari 2020 12:21
Jakarta: Sadar atau tidak sadar, semua orang pernah kena bully (perundungan) semasa hidupnya. Ini bisa datang dari teman sebaya, kakak kelas, pacar, keluarga, guru dan lain-lain.
 
Saat hal ini terjadi. Hati rasanya sedih dan akan keluar kata-kata “mengapa ini terjadi pada saya”.
 
Untuk itu, secara lebih lanjut Psikolog Anak dan Remaja, Efnie Indrianie, M.Psi dari Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung menjelaskan mengapa seseorang bisa terkena Bullying.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Efnie, walaupun bullying biasanya sering dikaitkan dengan masa sekolah, ternyata ini dapat terjadi di segala usia. Kecenderungan ini akan muncul ketika seseorang melihat ada yang lebih lemah darinya.
 
Bullying terjadi saat ada seseorang yang dianggap lemah oleh sebagian yang lain yang merasa berkuasa. Ini terjadi pada semua usia,” ujarnya.
 
Mengapa Seseorang Bisa Kena <i>Bullying</i>
(Bullying atau perundungan bisa terjadi pada semua usia. Dan kecenderungan ini akan muncul ketika seseorang melihat ada yang lebih lemah darinya. Foto: Pexels.com)
 
Untuk menghindari hal ini terjadi. Ada baiknya anak dibekali kompetensi sosial yang membantunya untuk bergaul. Hal ini akan memudahkannya untuk diterima di lingkungan.
 
“Oleh karena itu, sejak usia dini latihlah anak untuk berinteraksi dengan berbagai orang agar social competencenya terasah dengan baik. Mengapa social competence ini penting? Karena seseorang atau anak yang memiliki social competence mereka akan trampil untuk bergaul dan perilaku yang mereka tampilkan tidak memicu pihak lain untuk membuli mereka,” paparnya.
 
Dia pula menambahkan, bila anak Anda sudah terlanjur menjadi korban bullying. Anda sebagai orang tua harus mendukung anak melewatinya dengan membawanya ke terapis.
 
“Bagi mereka yang menjadi korban perundungan atau bully, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membawa anak tersebut ke ahli yang mampu memberikan terapi. Sambil anak menerima terapi dari ahlinya, ciptakan lingkungan yang memberikan rasa aman pada anak agar ia bisa membangun mentalnya kembali,” tutupnya.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif