Ada beberapa efek negatif alkohol terhadap kualitas tidur Anda. Berikut selengkapnya. (Foto: Pexels.com)
Ada beberapa efek negatif alkohol terhadap kualitas tidur Anda. Berikut selengkapnya. (Foto: Pexels.com)

4 Efek Minum Alkohol pada Kualitas Tidur Anda

Rona kesehatan tidur
Raka Lestari • 05 Juli 2020 12:00
Jakarta: Mengonsumsi minuman beralkohol memang bisa membuat Anda mengantuk dan membuat Anda tertidur, tetapi hal ini dapat menyebabkan kualitas tidur yang lebih buruk dalam waktu semalaman.
 
Dr Keith Heinzerling, MD, dokter spesialis penyakit dalam dan pengobatan adiksi di Providence Saint John’s Health Center mengatkan itu tidak akan sama dengan ketika Anda tidur secara alami.
 
Dan faktanya, ada beberapa efek negatif alkohol terhadap kualitas tidur Anda seperti berikut ini seperti dilansir dari Insider:

1. Mengganggu ritme sirkadian tubuh 

Alkohol dapat mengganggu ritme sirkadian. Ritme sirkadian adalah yang dapat membantu Anda tertidur pada saat malam hari. Ritme sirkadian diatur oleh jam internal tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sel saraf yang ada di otak ini akan berkoordinasi dengan fungsi fisiologis harian Anda dan mempersiapkan tubuh Anda untuk tidur di malam hari. Alkohol dapat menekan produksi melatonin, hormon yang dapat membuat tubuh membutuhkan tidur.

2. Alkohol memenutup fase REM 

REM atau rapid eye movement merupakan salah satu fase tidur yang menstimulasi bagian pada otak yang berkaitan dengan konsolidasi memori dan pembelajaran.
 
Tidak mendapatkan REM yang cukup dapat menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut seperti depresi, kecemasan, dan bisa meningkatkan risiko demensia. Siklus REM biasanya terjadi pada 90 menit setelah Anda tidur, tetapi dengan minum alkohol maka siklus REM akan menjadi tertunda.

3. Alkohol meningkatkan keinginan buang air kecil saat malam hari 

Alkohol bersifat diuretik, yang berarti dapat menyebabkan keinginan buang air kecil yang meningkat dibandingkan mengonsumsi minuman yang tidak beralkohol, menurut Heinzerling.
 
Itu karena alkohol menekan vasopressin, hormon yang mengatur jumlah air yang diserap oleh ginjal. Tanpa jumlah yang tepat, ginjal Anda akan menyimpan lebih sedikit air dan menyebabkan kantung kemih menjadi lebih aktif.

4. Alkohol membuat gangguan napas saat tidur menjadi lebih buruk

Alkohol juga menekan sistem saraf pusat dan melambatkan detak jantung dan sistem pernapasan, sehingga menyebabkan kesulitan untuk bernapas. Ketika Anda mengonsumsi zat sedatif, seperti pil tidur maka kombinasi keduanya akan menyebabkan sesuatu yang lebih fatal.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif