Press Conference Nestle Boost Optimum Ajak Lansia Indonesia Hidupkan Mimpi yang Tertunda di Jakarta, Senin, 11 November 2019. (Foto: Kumara/Medcom.id)
Press Conference Nestle Boost Optimum Ajak Lansia Indonesia Hidupkan Mimpi yang Tertunda di Jakarta, Senin, 11 November 2019. (Foto: Kumara/Medcom.id)

Ketahui Tanda-tanda Lansia yang Malnutrisi

Rona lansia gaya
Kumara Anggita • 11 November 2019 13:26
Jakarta: Idealnya para lansia dalam keadaan sehat, aktif, dan produktif. Dengan seperti itu, pada masa ini para lansia tetap bisa merasa bahagia.
 
Namun sayangnya, tak semua lansia bisa pada tahap itu lantaran berbagai faktor, misalnya terkait dengan malnutrisi. Menurut data dari Nestlé Health Science, malnutrisi adalah ketidakseimbangan antara asupan gizi dengan kebutuhan energi tubuh untuk mendukung pertumbuhan, pemeliharaan, dan kerja fungsi spesifik tubuh untuk mendukung pertumbuhan, pemeliharaan, serta kerja fungsi spesifik tubuh yang sehat.
 
Malnutrisi pada lansia dapat meningkatkan risiko terjadi infeksi, penurunan kekebalan tubuh, menurunkan kemampuan tubuh untuk penyembuhan luka, sakoropenia, dan frailty syndrome.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di Indonesia, masih banyak lansia yang mengalami ketidakcukupan gizi (malnutrisi), padahal asupan gizi yang seimbang sangat penting untuk membantu para lansia agar tetap sehat. Seiring bertambahnya usia, terjadi penurunan fungsi tubuh dan perubahan metabolisme yang dapat membuat para lansia lebih rentan terhadap penyakit dan kegilangan masa otot," jelas Dokter Spesialis Geriatri, Purwita Wijaya Laksmi dalam Acara Nestle Boost Optimum Ajak Lansia Indonesia Hidupkan Mimpi yang Tertunda di Jakarta, Senin, 11 November 2019.
 
"Malnutrisi pada lansia dapat mengakibatkan penurunan berat badan, kelelahan, dan tidak berenergi, kehilangan massa dan kekuatan otot, daya ingat melemah, kerentanan, mudah sakit, dan perlu waktu lama untuk sembuh. Kondisi ini dapat menganggu para lansia dalam menjalani aktivitas hariannya," lanjutnya.
 
Faktor yang menyebabkan malnutrisi pada lansia
- Faktor fisik
Kesehatan gigi yang buruk, hilangnya nafsu makan, kesulitan menelan
- Faktor sosial
Hidup sendiri, berkuranganya mobilitas, isolasi sosial
-Faktor medis
Infeksi, riwayat penyakit, depresi, dimesia
 
Tanda-tanda lansia yang malnutrisi
-Hilangnya massa otot
-Berkurangnya lemak di bawah kulit
-Penurunan berat badan
-Tulang yang terlihat menonjol
-Bibir pecah-pecah dan cekung di bawah mata
-Rambut kusam dan mudah rontok
-Memar di kulit, kulit kering dan ada penumpukan cairan di bawah cairan di bawah kulit.

Yang dibutuhkan lansia

Lansia membutuhkan asupan gizi makro yang terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, dan juga gizi mikro yang teridi dari vitamin dan mineral yang seimbang. Asupan protein yang memadai dibutuhkan untuk membantu mengurangi hilangnya massa otot dan meningkatkan mobilitas.
 
Tak hanya itu, dibutuhkan pula prebiotik dan atau probiotik untuk membantu memulihkan keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi serat agar tehindar dari masalah pencernaan seperti sembelit.
 
Dari sekarang jagalah konsumsi makanan dan minuman. Pastikan gizi para lansia bisa terpenuhi agar kesehatan tubuh bisa terus terjaga.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif