Lelah secara teratur dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya kekurangan omega-3. (Foto: Pexels.com)
Lelah secara teratur dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya kekurangan omega-3. (Foto: Pexels.com)

Kelelahan dan Kulit Kering, Gejala Kekurangan Omega-3

Rona gaya kesehatan kulit
Torie Natalova • 27 Oktober 2019 09:09
Jakarta: Asam lemak omega-3 adalah jenis lemak yang sehat dan dibutuhkan oleh tubuh. Penelitian telah mengaitkan omega-3 dengan banyak hal mulai dari perkembangan otak yang sehat hingga pengurangan risiko penyakit jantung.
 
Sayangnya, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa kebanyakan dari kita tidak mendapatkan lemak omega-3 yang cukup dan cenderung menderita gejala kekurangan omega-3. Amy Morris dalam Netdoctor mengatakan jika tubuh tidak mendapatkan lemak sehat ini dalam jumlah yang cukup, tubuh akan mengalami beberapa gangguan kesehatan mulai dari sulit tidur, kulit kering dan peningkatan risiko penyakit jantung.
 
Menurut Morrid, ada tujuh tanda paling umum kekurangan omega-3, yang dapat diperbaiki dengan melakukan perubahan sederhana pada diet dan gaya hidup Anda.

1. Kulit kering

Lemak omega-3 merupakan salah satu rahasian kulit awet muda dan terhidrasi baik. Omega-3 membantu kulit menyerap nutrisi sehat dan mengeluarkan produk limbah berbahaya dalam tubuh sehingga dapat menghasilkan kulit sehat dan bercahaya.

2. Rambut rusak

Omega-3 yang sama pada sel-sel kulit juga ditemukan dalam folikel rambut. Lemak sehat ini memberi nutrisi pada rambut, mendukung pertumbuhan rambut dan mengurangi peradangan di kulit kepala sehingga menyebabkan kerontokan rambut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kelelahan dan Kulit Kering, Gejala Kekurangan Omega-3
(Menurut Pusat Medis Universitas Maryland, kelelahan adalah gejala umum dari kekurangan omega-3. Foto: Pexels.com)

3. Kuku rapuh

Kuku yang rapuh, lembut dan mengelupas adalah tanda kekurangan omega-3. Banyak penelitian menunjukkan bahwa omega-3 yang berasal dari sumber hewani seperti minyak ikan, lebih mudah bagi tubuh untuk diserap dibandingkan sumber omega-3 yang berasal dari tanaman.

4. Insomnia

Sebuah studi dari University of Oxfod menemukan bahwa orang dengan kadar omega-3 yang lebih tinggi memiliki kualitas tidur yang baik. Sebaiknya konsumsi omega-3 di pagi hari karena ini dapat membuat Anda terjaga.

5. Konsentrasi buruk

Morris dalam "7 telltale signs of omega-3 deficiency" menjelaskan bahwa kurang mengonsumsi asam lemak omega-3 dapat menyebabkan konsentrasi yang buruk. Katanya, banyak orang mengalami peningkatan konsentrasi yang signifikan hanya dengan konsumsi omega-3 sesuai dosis yang tepat.

6. Kelelahan

Lelah secara teratur dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya kekurangan omega-3. Menurut Pusat Medis Universitas Maryland, kelelahan adalah gejala umum dari kekurangan omega-3. 

7. Nyeri sendi

Asam lemak omega-3 yang berasal dari minyak ikan merupakan agen antiperadangan yang kuat. Pastikan Anda cukup mendapatkan omega-3 untuk menghentikan proses penghancuran jaringan dan sendi yang menyebabkan peradangan awal, terutama seiring bertambahnya usia.
 
Adapun beberapa makanan yang mengandung asam lemak omega-3 tinggi seperti ikan kembung, ikan salmon, kedelai, edamame, tiram, telur, kacang kenari, sarden, biji rami, bayam, raspberry dan chia seed.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif