Studi: Sepertiga Pekerja Merasa Bisa Melakukan Pekerjaan Lebih Baik daripada Bos

Sri Yanti Nainggolan 16 April 2018 08:15 WIB
karierpsikologistudi kesehatan
Studi: Sepertiga Pekerja Merasa Bisa Melakukan Pekerjaan Lebih Baik daripada Bos
Lebih dari sepertiga pekerja di Inggris merasa dapat melakukan pekerjaan lebih baik daripada atasan mereka, demikian menurut sebuah studi. (Foto: Brooke Cagle/Unsplash.com)
Jakarta: Lebih dari sepertiga pekerja di Inggris merasa dapat melakukan pekerjaan lebih baik daripada atasan mereka, demikian menurut sebuah studi. 

Studi yang melibatkan 2000 pegawai tersebut menemukan bahwa satu dari lima pekerja juga mengaku bahwa mereka membenci manager mereka.

Dua dari lima orang berpikir bahwa pekerjaan atasan tidak cukup mumpuni, satu dari 10 orang merasa atasan mereka bermuka dua atau sombong, dan lebih dari seperlima patisipan tak menghormati atasan. 


Sebanyak 62 persen tak mematuhi aturan dan lebih dari setengah telah berpikir untuk mencari pekerjaan baru untuk bisa lepas dari manager mereka. 

Penelitian yang dilakukan olah badan amal hewan internasional SPANA tersebut juga mengidentifikasikan ciri atasan yang buruk: suasana hati cepat berubah, tak pernah berterima kasih, serta malas dan tak mau bekerja. 

"Memiliki bos yang membuat Anda berjuang untuk bisa menyesuaikan tentu menyebalkan membuat stres. Jelas terlihat bahwa banyak orang memiliki pengalaman buruk dalam karier mereka," ujar Geoffrey Dennis, kepala eksekutif SPANA.

"Tetapi ada banyak manajer yang baik di luar sana yang menjaga karyawan mereka dan memastikan kondisi kerja mereka dapat diterima."

(Baca juga: 6 Perubahan Kecil untuk Menunjang Karier pada 2018)


(Lebih dari sepertiga pekerja di Inggris merasa dapat melakukan pekerjaan lebih baik daripada atasan mereka, demikian menurut sebuah studi. Foto: Brooke Lark/Unsplash.com)

Karakteristik terburuk bos, yang disorot oleh seperlima karyawan, adalah kegagalan untuk mengomunikasikan apa yang mereka inginkan dengan jelas.

Karakter selanjutnya yang paling tak disenangi adalah inkonsistensi, misalnya perintah untuk melakukan suatu tugas berubah dalam hiitungan menit.

Bentuk frustasi lainnya adalah terlalu banyak pekerjaan, mengakui pekerjaan orang lain sebagai hasil usaha mereka, dan tidak bisa diajak bercanda meskipun dalam momen santai. 

Slogan-slogan yang menyebalkan, selera berpakaian yang buruk, dan tidak pernah membalas sapaan adalah gangguan-gangguan lain yang tak disenangi pegawai terhadap atasan mereka. 

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa seperlima dari mereka yang disurvei menganggap bos mereka adalah satu-satunya hal terburuk terkait peran mereka saat ini, bahkan lebih buruk daripada mobilitas dalam bekerja.

Selain itu, lebih dari sepertiga mengaku "senang" setelah tiba di tempat kerja dan menyadari bahwa bos mereka tiba-tiba keluar di hari itu. Kemudian, satu dari empat mengaku menantikan liburan bos mereka lebih dari liburan mereka sendiri.

"Bos yang buruk jelas dapat berdampak besar pada kepuasan kerja, tetapi untungnya banyak pekerja di Inggris memiliki lingkungan kerja dan keamanan kerja yang wajar," tukas Dennis. 







(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360