Ketua Sports, Shoulder, Spine, & Foot & Ankle Clinic Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Henry Suhendra, Sp.OT. (kedua dari kiri). (Foto: Istimewa)
Ketua Sports, Shoulder, Spine, & Foot & Ankle Clinic Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Henry Suhendra, Sp.OT. (kedua dari kiri). (Foto: Istimewa)

Tips Olahraga Kesehatan Jantung untuk Pemula

Rona penyakit jantung
Sunnaholomi Halakrispen • 23 Juli 2020 13:07
Jakarta: Bagi orang yang sudah lama tidak berolahraga atau yang tidak pernah berolahraga sekali pun, terasa sakit ketika menjalani olahraga untuk menyehatkan jantung. Namun Anda tak perlu khawatir, karena ada tips tepat untuk Anda.
 
Pertama, pahami dahulu bahwa olahraga dibagi menjadi dua, yakni aerobik dan non aerobik. Aerobik merupakan jenis olahraga untuk jantung. Sebab, memerlukan oksigen sebagai proses pembuatan energi dalam latihan fisik.
 
Ketua Sports, Shoulder, Spine, & Foot & Ankle Clinic Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Henry Suhendra, Sp.OT., mengatakan, ciri khasnya ialah heart rate kita menjadi lebih cepat. Berbeda dengan heart rate istirahat. Nama lain dari aerobik ini adalah cardio exercise.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Patokannya, ada heart rate maximum (HRM) dengan mengikuti formula perhitungan ideal per orang, yakni 220 dikurangi umur, itu adalah 100 persen heart rate," ujar dr. Henry dalam webinar Pelayanan Komprehensif untuk Cidera Olahraga, Kaki, Pergelangan Kaki, Bahu, dan Tulang Belakang di Masa Pandemi, Siloam Hospitals Kebon Jeruk.
 
Misalnya, apabila usia Anda 40 tahun, maka untuk menilai HRM Anda ialah 220-40=180 bps.
Ia menjelaskan bahwa heart rate dibagi ke dalam tahapan-tahapan, yakni lima zona. Ada heart rate zona 1, zona 2, zona 3, zona 4, dan zona 5.
 
Kondisi pada zona 5, kata dr. Henry, merupakan kategori zona yang paling berat, karena nilainya sebesar 90-100 persen HRM. Maka, disarankan pemula jangan sampai langsung ke zona 5.
 
"Ada nilainya, kalau 50-60 persen maksimum untuk zona 1. Jadi, zona 1-2 itu sudah olahragaa yang cukup baik untuk fat burning, untuk membakar lemak. Tapi untuk latihan jantungnya kurang (tepat)," paparnya.
 
Sementara itu, jika ingin menjalani olahraga untuk latihan jantung, biasanya ditarik dengan persentase maksimum di angka 85 persen HRM. Jadi, batas yang paling aman ialah berada di zona 3 dan zona 4. 
 
"Kalau untuk orang baru (pemula olahraga), tentunya jangan langsung naik ke atas (zona yang berat). Main di 50-60 persen saja," pungkasnya.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif