Panjangnya periode menstruasi bergantung pada faktor hormonal, kata pakar kandungan Lakeisha Richardson MD yang berbasis di Greenville, Michigan. Itu berarti bahwa segala sesuatu mulai dari pengobatan hingga kondisi kesehatan dapat memengaruhi siklus menstruasi Anda.
Beberapa dari penyebab pendeknya siklus menstruasi sama sekali tidak berbahaya, tetapi akan lebih baik jika mengetahuinya di awal, seperti dilansir Women's Health Magazine ini.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
1. Mengonsumsi obat
Obat-obatan tertentu bisa memengaruhi masa menstruasi Anda karena bahan kimia di dalamnya.
"Golongan NSAID seperti Advil, Naprosyn, ibuprofen, antidepresan, obat tiroid, dan steroid dapat mempersingkat siklus menstruasi Anda," kata ahli obstetri dan ginekologi Alyssa Dweck.
2. Sindrom ovarium poliklistik (PCOS)
PCOS adalah kondisi di mana wanita memproduksi lebih banyak hormon pria, yang dapat menekan ovulasi.
"Wanita yang mengalami PCOS akan memiliki siklus yang tidak teratur," jelas Richardson. "Mereka mungkin juga mengalami saat-saat dimana tidak mengalami menstruasi sama sekali karena kadar hormon mereka yang tidak seimbang."
3. Memiliki luka pada rahim
Luka pada rahim dapat menyebabkan siklus menstruasi Anda lebih pendek. Kondisi ini dikenal sebagai Asherman Syndrome, kondisi langka yang paling sering terjadi pada wanita yang telah menjalani prosedur dilatasi dan kuretase, kata Richardson.
Prosedur ini sering digunakan untuk mengosongkan rahim setelah keguguran, sebagai metode aborsi, dan untuk mengobati kondisi ginekologi tertentu.
4. Mengalami kelainan kelenjar tiroid
"Kelenjar tiroid diatur pada bagian otak hipofisis hipotalamus, bagian yang juga mengatur ovulasi dan menstruasi," kata Dweck.
"Bila salah satu aspek terganggu, mungkin juga akan berpengaruh pada aspek lainnya."
5. Perimenopause
"Seiring bertambahnya usia, siklus menstruasi akan semakin pendek terutama jika mendekati masa menopause," kata Richardson.
Perimenopause adalah waktu dimana sebelum menopause, ketika tubuh Anda mulai beralih secara hormonal biasanya dimulai pada usia empat puluhan, tetapi bisa juga dimulai sejak usia tiga puluhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
