Berikut ini beda batuk alergi, asma dan kronis. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)
Berikut ini beda batuk alergi, asma dan kronis. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Beda Batuk Akibat Alergi, Asma dan Kronis

Rona alergi
Torie Natalova • 11 Januari 2019 15:44
Jakarta: Batuk bisa disebabkan karena alergi, asma atau penyakit mematikan lain. Batuk akibat alergi lebih sering terjadi di musim dingin.
 
Ketika suhu udara menurun, mencegah polusi udara dan alergen menghilang karena 'terjebak' di tanah dengan konsentrasi racun. Kondisi inilah yang memicu asma, rinitis alergi dan gangguan alergi lainnya.
 
Inilah alasan yang menjelaskan mengapa banyak orang yang tinggal di kota-kota besar mengalami batuk kering, meskipun tidak merokok atau menderita asma.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perubahan suhu udara kering dan dingin secara tiba-tiba juga membuat saluran udara menyempit, memicu serangan batuk mengganggu yang tidak menyumbat pernapasan, seperti asma.
 
Pemicu asma sendiri bermacam-macam mulai dari polusi udara, serbuk sari, udara lembap, debu kapur hingga perubahan suhu mendadak.
 
Beda Batuk Akibat Alergi, Asma dan Kronis
(Anda juga bisa menggunakan masker untuk menjaga agar daerah hidung dan mulut tetap bersih dari berbagai penyebab batuk. Foto: Ani Kolleshi/Unsplash.com)
 
(Baca juga: 8 Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh)
 
Tenggorokan kering dan gatal merupakan tanda-tanda asma dan biasanya terjadi berbulan-bulan, tergantung pada tingkat paparan polutan. Tanda alergi musiman lainnya adalah flu, bersin tiba-tiba, mata berair dan gatal, dan lingkaran hitam di bawah mata.
 
Lingkaran hitam bawah mata pada kasus alergi ini disebut pemecah alergi yang disebabkan oleh pengumpulan darah di bawah mata karena jaringan bengkak di rongga hidung.
 
Batuk kering juga dapat disebabkan oleh influenza musiman dan infeksi virus lain seperti flu biasa. Namun, gejala ini biasanya tidak bertahan lebih dari satu minggu. Berbeda dengan batuk alergi yang tidak terhentikan jika kadar alergennya tinggi.
 
Perlu diketahui bahwa infeksi dari virus dan bakteri dapat menyebabkan komplikasi pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti paru-paru, penyakit ginjal, gagal jantung, penyakit paru-paru obstruktif kronis atau asma.
 
Beda Batuk Akibat Alergi, Asma dan Kronis
(Salah satu menjaga kesehatan tubuh Anda adalah dengan mencuci tangan. Foto: Rawpixel/Unsplash.com)
 
Batuk berdahak atau nanah disertai demam tinggi, menggigil dan sulit bernapas bisa menjadi tanda pneumonia yang harus segera diobati.
 
Selain pneumonia, tuberkulosis juga harus segera diobati jika batuk berlanjut selama lebih dari dua minggu dan disertai dengan penurunan berat badan.
 
Beberapa cara untuk mencegah penularan infeksi pernapasan seperti menghindari orang yang batuk dan bersin dengan menutup hidung juga mulut.
 
Menggunakan masker ketika berada di tempat umum juga cara tepat menghindari penyakit pernapasan. Terakhir, sering mencuci tangan atau menggunakan sanitiser untuk mengurangi terkena penyakit pernapasan.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif