Penanganan Cepat dan Tepat pada Penyakit Jantung
Penanganan serangan jantung harus cepat dan tepat. (Foto: Giulia Bertelli/Unsplash.com)
Jakarta: Penyakit jantung koroner adalah salah satu penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup dan sosial ekonomi masyarakat. Hingga saat ini masih banyak pasien yang mengalami serangan jantung terlambat ditangani karena ketidaktahuan.

Selain itu masalah lainnya yaitu akibat terhambat saat perjalanan menuju rumah sakit. Padahal pasien serangan jantung wajib mendapat penanganan maksimal enam jam pasca serangan.

"Setiap menit yang berlalu membuat semakin banyak jaringan otot yang kekurangan oksigen sehingga mati," ujar dr. Dasaad Mulijono, MBBS (Hons), FIHA, FIMSANZ, FRACGP, FRACP, PhD, dokter spesialis jantung dari Bethsaida Hospitals, di kawasan Serpong, Kamis, 6 Desember 2018.


"Oleh karena itu, semakin cepat pasien dibawa ke rumah sakit maka semakin banyak yang bisa dilakukan untuk membatasi kerusakan otot jantung sehingga peluang hidup pasien lebih besar," tambahnya lagi.

(Baca juga: Fakta-fakta Mengenai Penyakit Jantung pada Wanita)


(Penyakit jantung koroner adalah salah satu penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup dan sosial ekonomi masyarakat. Foto: Luis Melendez/Unsplash.com)

Menurut dr. Dasaad, penanganan untuk serangan jantung tidak boleh disepelekan.

"Kalau sudah terkena serangan jantung, jangan main-main karena bisa meninggal. Biasanya masyarakat awam merasa tidak apa-apa kalau tidak sesak atau sakit dada. Jika sudah terkena serangan jantung harus segera dilakukan kateterisasi."

Jika terjadi sumbatan pada jantung sehingga menimbulkan serangan jantung, maka hal tersebut harus segera ditangani.

"Kalau ada sumbatan lebih dari 60 persen harus ada intervensi, tetapi kalau sumbatannya baru 40 persen atau kurang masih bisa diberikan obat-obatan," tambah dr. Dasaad.

Semakin cepat serangan jantung ditangani maka tingkat kerusakan pada otot jantung yang bisa menyebabkan cacat pun dapat dihindari.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id