Salah satu efek lainnya dari mencukur rambut kemaluan adalah rambut kemaluan yang tumbuh ke dalam atau ingrown pubic hair. (Foto Ilustrasi: Pexels)
Salah satu efek lainnya dari mencukur rambut kemaluan adalah rambut kemaluan yang tumbuh ke dalam atau ingrown pubic hair. (Foto Ilustrasi: Pexels)

Risiko dan Cara Tepat Mencukur Rambut Kemaluan

Rona perawatan
Raka Lestari • 30 Juni 2019 21:13
Mencukur rambut kemaluan adalah hal yang lumrah. Bahkan menurut studi, ada sekira 84 persen wanita yang mencukur rambut kemaluan mereka. Meski begitu, ada cara tepat demi menghindari risiko yang didapat kala Anda mencukur rambut kemaluan.
 
 
Jakarta: Bagi sebagian orang, mencukur rambut kemaluan adalah hal yang normal dilakukan. Bahkan menurut sebuah studi yang dilakukan oleh JAMA Dermatology, sebanyak 84 persen wanita mencukur rambut kemaluan mereka.
 
Namun tentu saja, mencukur rambut kemaluan ada risikonya. Terutama jika dilakukan sendiri, bisa-bisa melukai diri sendiri, rambut yang tidak tumbuh sempurna, dan masih banyak lagi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Michelle Metz, MD, mencukur rambut kemaluan adalah pilihan pribadi dari setiap orang. Namun perlu diingat saat mencukur rambut kemaluan Anda, harus ada karena suatu alasan.
 
"Rambut kemaluan juga dibuat untuk mencegah iritasi akibat gesekan. Rambut kemaluan merupakan "penjaga" dan sebenarnya Anda tidak perlu mencukurnya. Tetapi jika Anda lebih suka untuk mencukurnya, itu merupakan hal yang normal dan baik-baik saja," kata Dr Metz.
 
"Namun jika anda terlalu sering mencukur rambut kemaluan, Anda bisa mengalami folliculiti yang merupakan infeksi pada folikel rambut," lanjut Dr Metz.
 
Pada dasarnya, tindakan mencukur yang buruk dapat merusak folikel dan menyebabkan peradangan. Folliculitis terlihat seperti benjolan putih dan seringkali dapat disebabkan oleh teknik cukur yang buruk. Tetapi jangan khawatir jika itu terjadi pada Anda, folikulitis dapat diobati dengan antibiotik topikal atau oral.
 
Salah satu efek lainnya dari mencukur rambut kemaluan adalah rambut kemaluan yang tumbuh ke dalam atau ingrown pubic hair. Kondisi ini terjadi saat rambut baru tumbuh, namun akhirnya melengkung kembali ke dalam kulit sehingga menyebabkan benjolan dan iritasi. Anda dapat mencegahnya dengan mengoleskan krim hidrokortison untuk mencegah hal tersebut terjadi.
 
Menurut Jessica Shepherd, MD, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah terjadinya efek samping saat mencukur rambut kemaluan. Mulailah dengan mandi air panas yang berguna membuka pori-pori Anda dan melunakkan folikel, yang membuatnya lebih mudah dicukur dan memberi hasil cukur yang lebih rapi.
 
Bersihkan area tersebut terlebih dahulu dengan menggunakan pembersih bebas sulfat yang lembut, idealnya dengan minyak yang melembabkan seperti minyak kelapa. Setelah itu, gunakan krim pencukur atau gel untuk melindungi kulit saat mencukur.
 
"Cari yang mengandung panthenol, bahan yang bertindak sebagai humektan dan mengunci kelembapan sehingga kulit Anda dan sisa rambut terasa lebih lembut," kata Dr Shepherd.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif