Jakarta: Saat anak menderita suatu penyakit, orang tua terkadang bingung untuk mendeteksi gejalanya khususnya bila anak masih bayi yang belum bisa mengatakan rasa sakit. Menguraikan gejala adalah bagian penting untuk menentukan apakah anak Anda sakit atau harus segera periksa ke dokter.
Orang tua adalah yang paling mengetahui kondisi anaknya. Jika ada sesuatu yang salah dengan anak Anda, jangan ragu untuk periksa ke dokter. Dan berikut adalah 8 gejala yang harus diketahui setiap orang tua baik yang memiliki bayi, balita hingga remaja seperti dikutip hhdresearch.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
1. Tidak responsif
Anak-anak harus banguan dan tetap terjaga, jika anak Anda tidak dapat bangun atau kemudian menjadi sangat tenang, tidak aktif atau tidak tertarik dengan mainan kesukaan, hubungi dokter. Perubahan responsif terutama setelah jatuh atau mengenai kepala harus mendapatkan pemeriksaan dokter.
2. Masalah pernapasan
Jika si kecil sesak napas, terengah-engah, mengi, hubungi dokter. Batuk yang berlebihan dapat mengindikasikan asma, penyakit serius atau ada masalah di kerongkongan. Lihat warna biru di sekitar mulut, kuku dan bibir. Pastikan warna kulit tidak abu-abu atau pucat. Periksa tulang rusuk untuk melihat apakah kulit menghirup saat bernapas.
3. Dehidrasi
Ini disebabkan oleh kurang minum dan bisa jadi masalah serius. Dehidrasi dapat terjadi karena muntah, diare, kurang minum dan olahraga keras tanpa minum. Anak dapat menjadi lesu atau marah, sakit kepala, tidak dapat buang air kecil, urine berwarna gelap, tidak ada air mata saat menangis, kulit dan bibir kering.
4. Sakit kepala, pening atau pingsan
Pusing, pening atau pingsan, harus dilihat berdasarkan hal yang terjadi sebelumnya. Jika seorang anak jatuh atau mengenai kepala mereka dan memiliki salah satu gejala ini, periksa ke dokter. Pukulan atau benturan di kepala dan kemudian muntah, perubahan suasana hati, penglihatan masalah, peka dengan kebisingan, bisa jadi ini gejala gegar otak.
5. Demam
Demam itu seperti hal yang paling menakutkan bagi orang tua, tetapi sebenarnya merupakan bagian normal dari respons sistem kekebalan tubuh. Jika bayi Anda mengalami kejang dan demam, hubungi dokter. Jika suhu badan anak Anda naik tapi masih bertingkah normal, jangan khawatir.
6. Nangis tak tertahankan
Jika bayi atau balita Anda tangisannya terdengar salah terutama jika ada demam, hubungi dokter Anda. Periksa jari tangan dan kaki atau sesuatu yang mungkin menyakitinya, label pakaian yang membuat tidak nyaman, atau penyebab kecil lainnya. Cari juga ruam yang tidak akan pudar saat ditekan lembut, juga waspadai sakit pada perut sebelah kanan.
7. Sering berkemih, haus, lesu dan berat badan turun
Gejala tersebut bisa menjadi tanda-tanda diabetes tipe 1 dan tipe ini adalah kondisi yang mengancam jiwa. Gejala ini juga bisa jadi tanda-tanda gangguan makan yang memiliki konsekuensi kesehatan jangka panjang.
8. Diare kronis dan muntah
Tubuh menggunakan diare dan muntah untuk menghilangkan makanan yang buruk atau racun yang masuk ke dalam. Diare kronis dan muntah adalah gejala infeksi serius dan menyebabkan dehidrasi. Ini sangat berbahaya untuk bayi dan anak kecil. Jika muntahan terlihat berbeda, berdarah, berlendir putih atau kehijauan, bawa segera anak ke dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(YDH)
