Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M--Medcom.id/Kumara Anggita
Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M--Medcom.id/Kumara Anggita

Tips Menghindari Mata Kering

Rona mata
Kumara Anggita • 12 September 2019 06:07
Jakarta: Hampir di seluruh dunia, orang-orang mengalami masalah mata akibat bermain gadget terlalu lama. Sebuah data mencatat, prevalansi mata kering di dunia tercatat sekitar 20 hingga 50 persen.
 
Spesialis mata, Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M menjelaskan bahwa mata kering merupakan kondisi hilangnya keseimbangan komponen air mata. Ini ditandai dengan berbagai gejala, mulai dari air mata menjadi tidak stabil, peningkatan kekentalan air mata, hingga kerusakan atau peradangan pada permukaan mata.
 
Mata kering terjadi karena berbagai hal, salah satunya saat seseorang memilili aktivitas dengan atensi visual atai fokus tinggi dalam durasi waktu lama. Mereka menatap monitor atau gawai dapat menjadi faktor penyebab mata lelah dan kering.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini terjadi di atas usia 50 tahun, khususnya perempuan pasca monopause. Faktor lingkungan seperti debu, kering, berangin, dan juga asap rokok, riwayat operasi mata, penggunaan obat tertentu baik obat minum maupun obat tetes mata, pemakaian lensa kontak, terlalu lama menatap layar, penyakit metabolic seperti diabetes melitus," ujarnya di Jakarta, Rabu, 11 September 2019.
 
Saat sedang fokus, frekuensi berkurang, sehingga mata terasa mengganjal, mudah merah berulang, berair, terasa kering, sensasi berpasir, ada kotora mata, terasa lengket, rasa gatal yang memicu untuk mengucek mata. Membaca buku dan mengemudikan kendaraan juga termasuk kegiatan debgan atensi visual tinggi yang juga dapat menimbulkan mata lelah atau kering.
 
Tips Menghindari Mata Kering
 
1. Melakukan modifikasi gaya hidup, seperti mengurangi paparan AC, membatasi kegiatan dengan atensi visual tinggi antara lain mengurangi durasi di depan monitor atau gawai dan penggunaan lensa kontak sesuai intruksi dokter mata
 
2. Melakukan kompres hangat pada kelopak mata dan menjaga kelopak mata tetap higienis
 
3. Konsumsi air dalam jumlah yang cukup
 
4. Mengaplikasikan tetes mata lubrikan untuk membantu meringankan gejala mata kering. Apabila gejala tidak berkurang, kami menganjurkan lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis mata untuk mengetahui diagnosis yang tepat dan penangan yang baik.
 
Rata-rata masyarakat Indonesia mengakses internet menggunakan perangkat elektroniknya selama delapan jam 36 menit per hari. Hal ini perlu menjadi perhatian. Karena itu, hari ini INSTO bekerjasama dengan Jakarta Eye Center (JEC) menggelar edukasi seputar kesehatan mata bertajuk Buka Mata Buka Insto.
 
Sebuah data dari Universitas Alabama, menjelaskan bahwa pengelihatan yang tidak terkoneksi (salah satunua mata kering) dapat mengurangi produktivitas hingga 29 persen. Pasa kondisi tertentu, permasalahan mata kering yang diabaikan dapat menurunkan kualitas pada hidup.
 
INSTO dab JEC mengedukasi di Grand Atrium, Kota Kasablanka dengan konsep yang menyenangkan seperti aktivitas booth dan Eye Check bersama JEC. Untuk merasakan keseruannya, Anda bisa datang ke Kota Kasablanka mulai 11-15 September 2019.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif