Penyebab Menyusui Terasa Menyakitkan (Foto: gettyimages)
Penyebab Menyusui Terasa Menyakitkan (Foto: gettyimages)

Penyebab Menyusui Terasa Menyakitkan

Rona kesehatan ibu
Torie Natalova • 17 Februari 2019 12:27
Jakarta: Menyusui bisa jadi pengalaman yang luar biasa jika semuanya berjalan lancar, seperti air susu yang banyak dan perlekatan dengan bayi yang sempurna. Namun, sebagian ibu menjalani pengalaman menyusui yang tidak sempurna.
 
Menyusui bisa membuat ibu kesakitan hingga jatuh sakit. Hal pertama yang paling penting harus diketahui para ibu adalah menyusui seharusnya tidak menyakitkan. Normal jika saat menyusui Anda merasa tidak nyaman atau sakit ringan.
 
Ketika rasa sakit terus berlanjut selama masa menyusui, berikut ini adalah empat penyebab yang paling umum terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Perlekatan yang buruk
 
Perlekatan yang menyakitkan dan puting yang sakit adalah masalah menyusui dini yang paling umum bagi ibu-ibu baru. Tanda-tanda perlekatan yang buruk seperti puting susu yang terlihat rata atau berkerut, garis putih di seluruh puting susu, kerusakan kulit pada puting susu atau aerola, anatomi bayi yang tidak biasa, menyusui dengan kuat, bayi menjepit atau mengepalkan rahang atau anatomi puting yang tidak biasa (puting panjang, sangat besar atau datar).
 
2. Mastitis
 
Pada dasarnya, ini adalah peradangan pada jaringan payudara yang dapat terjadi jika ASI tidak cukup dikeluarkand ari payudara tepat waktu. Cedera pada puting susu biasanya akibat perlekatan yang buruk sehingga memungkinkan bakteri memasuki payudara. Gejalanya seperti demam, menggigil, gejala mirip flu, garis-garis merah di payudara, nanah atau darah dalam ASI.
 
3. Sariawan
 
Sariawan atau kandidiasis adalah jamur yang tumbuh subur pada susu di puting payudara, di saluran susu dan di mulut bayi. Seperti rasa sakit pada payudara selama dan setelah menyusui yang tidak membaik, gejala yang paling umum seperti puting terasa gatal atau terbakar, kulit puting atau aerola mengkilap atau bersisik, dan bercak putih di dalam mulut bayi.
 
4. Vasopasme
 
Beberapa gejala masalah ini mirip dengan mastitis dan kandidiasis. Kondisi vasopasme ditandai dengan rasa sakit yang berdenyut. Selain itu, puting susu dapat terlihat berwarna putih setelah menyusui atau berubah dari putih menjadi biru dan merah. Vasopasme disebabkan oleh penyempitan tiba-tiba pembuluh darah di puting. Gejalanya akan semakin memburuk ketika udara sangat dingin.
 
 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif