Menanam pohon dan mengurangi penggunaan sampah plastik bagi Kunto langkah kecil yang bisa menjaga penghijauan bumi. (Foto: Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Menanam pohon dan mengurangi penggunaan sampah plastik bagi Kunto langkah kecil yang bisa menjaga penghijauan bumi. (Foto: Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Kunto Aji dan Langkah untuk Melestarikan Lingkungan

Rona kunto aji penghijauan
Sunnaholomi Halakrispen • 13 November 2019 16:40
Yogyakarta: Penyanyi Kunto Aji mengaku telah melakukan kegiatan melestarikan lingkungan. Ia mengatakan bahwa pemanasan global masih menjadi isu yang sedang dilawan dan salah satu tindakan yang bisa dilakukan ialah menanam pohon.
 
"Sampah plastik di mana-mana. Menurut saya langkahnya banyak sekali bukan hanya menanam pohon, tapi bisa dengan mengurangi penggunaan sampah plastik, menggunakan tumbler dan lain-lain," kata Kunto di area Situs Ratu Boko, Yogyakarta dalam acara Djarum Foundation - aksi Siap Sadar Lingkungan.
 
Gerakan tersebut juga disebarkannya atau disosialisasikan kepada para generasi milenial dan generasi Z. Sebab, kata Kunto, mereka merupakan pihak mayoritas yang menjadi market atau pengikutnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sosialisasinya hal yang lebih dekat aja gitu jadi hal-hal yang bisa mereka praktikkan tanpa perlu ada effort lebih, memang benar-benar hal kecil," tuturnya.
 
Kunto menjelaskan, tindakan kecil bisa dilakukan kaum milenial dan berdampak positif juga sangat berarti bagi bumi. Di antaranya, tidak menggunakan sedotan plastik dan digantikan menggunakan sedotan besi, mengurangi penggunaan botol plastik, dan lain sebagainya.
 
Sementara itu, sebagai musisi, Kunto menyadari bahwa apa yang dilakukan di albumnya tidak berhubungan dengan lingkungan. Baginya, hal tersebut tergantung kepada masing-masing musisi.
 
"Ada hal lain yang saya lakukan di komunitas yang tidak perlu harus ditunjukkan dengan merchandise dengan penjualan album disumbangkan ke mana, cuman tidak harus selalu seperti itu caranya," paparnya.
 
Kampanye lingkungan dalam lagu memang masih belum digemborkan. Menurutnya, tidak harus lewat lagu tapi ada potongan antara lagu dengan apa yang benar-benar ia lakukan di lapangan. Sehingga akhirnya membuka kesadaran para pengikutnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
 
"Karena milenial dan gen-Z itu teknik untuk penyampaiannya itu tidak bisa secara direct langsung 'ayoo gini'. Jadi gue gini nih, jadi itu malah akan ngebangun mindset mereka untuk mengikuti," tandasnya.
 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif