Ada berbagai alasan seorang kekasih, atau bahkan istri meninggalkan pasangannya. Tapi Anda dan pasangan bisa memperbaikinya. (Foto: Pexels.com)
Ada berbagai alasan seorang kekasih, atau bahkan istri meninggalkan pasangannya. Tapi Anda dan pasangan bisa memperbaikinya. (Foto: Pexels.com)

Alasan Perempuan Meninggalkan Orang yang Dicintainya

Rona romansa psikologi
Kumara Anggita • 10 Mei 2019 17:13
Ada berbagai alasan seorang kekasih, atau bahkan istri meninggalkan pasangannya. Bukan karena si pria orang jahat, namun sang pria 'tak pernah hadir' bagi jiwa si perempuan tersebut. Konsultan pernikahan, Justice Schanfarber memberikan masukan bahwa Anda bisa memperbaiki hubungan dengan meluangkan waktu lima menit untuk benar-benar terbuka, mendengarkan dan melihat tanpa menghakimi.
 

 
Jakarta: Aneh rasanya ketika orang saling mencitai namun pada akhirnya ada yang meninggalkan. Hal ini bukan karena cinta itu tidak ada, namun lebih pada kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melansir dari Huffpost, konsultan pernikahan, Justice Schanfarber menyatakan bahwa ada banyak alasan mengapa perempuan meninggalkan orang yang dicintainya, ada satu kebenaran sederhana yang perlu diketahui pria yaitu perempuan pergi karena pria tidak ada untuknya.
 
Laki-laki yang mereka tinggalkan bukanlah laki-laki yang jahat. Mereka suka bermain golf, game, menonton, memancing, bekerja dan lain-lain.
 
Secara garis besar mereka yang ditinggalkan adalah sosok yang baik, dia adalah ayah yang baik, mendukung keluarga namun mereka membiarkan istrinya begitu saja. Mereka sering absen.
 
Ini bukanlah hal yang benar atau salah. Walaupun dia sudah menjadi istri atau pacar yang setia, dia bukanlah sepenuhnya milik Anda. Dia tidak berhutang budi pada Anda. Anda perlu mengusahakannya hari demi hari momen demi momen.
 
"Istri Anda bukan milik Anda. Dia tidak berhutang budi pada Anda. Anda mendapatkannya (dengan usaha)," ujarnya.
 
Perempuan perlu merasakan bahwa mereka diinginkan. Perempuan ingin berbicara dengan Anda tentang apa yang penting baginya dan merasa bahwa Anda mendengarkannya.
 
“Dia ingin merasakan gairah Anda. Bisakah Anda merasakan gairah Anda? ”ujarnya.

Alasan Perempuan Meninggalkan Orang yang Dicintainya

(Ada berbagai alasan seorang kekasih, atau bahkan istri meninggalkan pasangannya. Bukan karena si pria orang jahat, namun sang pria 'tak pernah hadir' bagi jiwa si perempuan tersebut. Foto: Pexels.com)

Lebih sensitif, cukup lima menit sehari

Jika laki-laki sudah merasa bahwa dia sudah selalu hadir. Cobalah untuk lebih sensitif. Dengarkan dia, lihatlah dia dengan dalam. Pertahankan tatapan itu lebih lama dari biasanya.
 
Jika dia bertanya apa yang Anda lakukan, katakan padanya: "Saya melihat Anda. Saya ingin melihat Anda dalam-dalam. Saya ingin tahu tentang siapa Anda. Setelah bertahun-tahun, saya masih ingin tahu siapa Anda, setiap hari."  Katakan Anda bersungguh-sungguh.
 
Namun laki-laki terlalu sibuk dengan kegiatannya. Bagaimana dengan mencobanya lima menit sehari. Ini tidak berbicara tentang makan malam mewah atau kencan malam (meskipun ini juga baik-baik saja).
 
Lima menit sehari untuk benar-benar hadir dengan wanita yang berbagi kehidupan dengan Anda. Untuk benar-benar terbuka, mendengarkan dan melihat tanpa menghakimi.
 
Jangan sampai Anda membuat orang yang Anda cintai tak merasa dicintai dan kehilangannya. Lima menit perhatian tidak akan menganggu kehidupan bukan?
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif