Ikuti tips yang bisa dilakukan ketika keluarga Anda tidak menyukai pasangan Anda. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Ikuti tips yang bisa dilakukan ketika keluarga Anda tidak menyukai pasangan Anda. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Cara agar Pasangan Anda Disukai Keluarga

Rona romansa psikologi
Kumara Anggita • 10 September 2019 13:28
Jika Anda mengalami kesulitan karena pasangan Anda tak disukai oleh keluarga, terapis pernikahan dan keluarga Nicole Richardson memberikan tips, salah satunya Anda baiknya menceritakan kualitas baik yang ada di pasangan Anda saja. Cara lainnya lagi adalah coba cari tahu hal-hal yang menghubungkan pasangan Anda dan keluarga Anda.
 

 
Jakarta: Situasi ideal adalah ketika orang yang Anda cintai disukai oleh orang-orang penting di sekitar Anda. Namun apa daya, bila ternyata keluarga Anda tidak merasa plong pada pasangan Anda karena hal mendasar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, bila Anda tetap yakin dengannya, tak ada salahnya untuk berusaha dulu untuk memperjuangkannya. Karena itu, ikuti tips yang bisa dilakukan ketika keluarga Anda tidak menyukai pasangan Anda yang dilansir dari Elite daily.

1. Berpikir positif

Bila masalahnya masih kecil, Anda bisa memperbaikinya dengan berpikir positif. Anda baiknya menceritakan kualitas baik yang ada di pasangan Anda saja.
 
"Berhati-hatilah dengan apa yang Anda bagikan dengan orang tua Anda sehingga Anda tidak memperkuat pikiran negatif," saran terapis pernikahan dan keluarga Nicole Richardson.
 
"Jika mereka sudah memiliki kesan negatif, jangan membagikan sesuatu yang negatif tentang pasangan Anda," lanjutnya.

2. Bahas seuatu yang disukai

Coba cari tahu hal-hal yang menghubungkan pasangan Anda dan keluarga Anda. Misalnya sama-sama suka bintang, Anda bisa bahas topik ini.
 
"Saya akan mencoba menyoroti hal-hal yang kita miliki bersama, karena sama seperti orang, kita umumnya lebih mirip daripada kita berbeda," ungkap Richardson.
 
Cara agar Pasangan Anda Disukai Keluarga
(Terapis pernikahan dan keluarga Nicole Richardson memaparkan, jika mereka sudah memiliki kesan negatif, jangan membagikan sesuatu yang negatif tentang pasangan Anda. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

3. Timban-timbang apa yang dikatakan keluarga Anda

Apa yang dibilang keluarga Anda bisa saja ada benarnya. Karena itu, secinta-cintanya Anda dengannya, dengarkan nasihat keluarga Anda secara objektif. Ini demi kebaikan Anda berdua.
 
"Jika kita memiliki keluarga yang sehat dan kita tahu bahwa keluarga kita selalu memiliki niat terbaik di hati kita, maka kritik mereka adalah sesuatu yang harus diperhatikan," kata Richardson.
 
"Jika kita memiliki keluarga yang sedikit beracun dan menghakimi, keluarga mungkin khawatir tentang kepentingan mereka sendiri dan itu mungkin akan membatalkan pendapat mereka," ungkapnya.

4. Peringatkan pasangan Anda

Bila Anda tahu bahwa keluarga Anda tidak menyukai pasangan Anda, maka baiknya beritahu pasangan Anda. Transparasni akan membuat semuanya lebih mudah.
 
"Saya akan memberi tahu pasangan Anda, 'Hei, lewatkan, apa pun yang mungkin mereka katakan, saya minta maaf sebelumnya,'" saran Richardson.
 
"Katakan, 'Itu tidak akan memengaruhi perasaanku tentang kamu sama sekali, dan jika komentar mereka jelek, kita hanya akan pergi'," ungkapnya.

5. Bela pasangan Anda

"Anda harus memihak pasangan Anda, apa pun yang terjadi," kata Anita Chlipala, seorang  terapi hubungan.
 
Dengarkan apa yang dialami dan dirasakan pasangan Anda. Anda tidak harus setuju, tetapi sering kali, Anda bisa memperburuk keadaan dengan mengabaikannya.

6. Bercakap dengan penuh hormat pada keluarga

Jika terjadi pertengkaran, tetap tenang. "Jika mungkin, tarik orang yang paling kesal dan dengarkan mereka," kata Richardson.
 
"Jangan menyuruh mereka untuk tenang, karena itu selalu memiliki efek sebaliknya, tetapi tanyakan pada mereka apa yang membuat mereka kesal dan lihat apakah ada sesuatu yang bisa ditindaklanjuti dan adil yang bisa dilakukan," lanjutnya.
 
Itulah cara yang bisa Anda terapkan yang mungkin bisa membuat suasana tidak semakin keruh. Selama Anda melakukannya dengan percaya diri dan tulus, semua akan baik-baik saja.
 
Jika tak ada jalan yang bisa memecah kebuntuan, Anda mungkin memerlukan bantuan seorang ahli atau terapis. Semisal Anda bisa berkonsultasi ke psikolog keluarga di beberapa tempat seperti di Rumah Sakit Pondok Indah Puri Indah, Rumah Sakit Royal Taruma, atau Siloam Hospitals Kebon Jeruk.
 

 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif