Beragam Alasan Orang Berselingkuh (Foto: shutterstock)
Beragam Alasan Orang Berselingkuh (Foto: shutterstock)

Beragam Alasan Orang Berselingkuh

Rona perselingkuhan romansa
Dhaifurrakhman Abas • 18 Mei 2019 12:00
Jakarta: Perselingkuhan merupakan salah satu hal terburuk yang dapat terjadi dalam suatu hubungan asmara. Sebab hal ini merupakan pertanda bahwa suatu hubungan telah mencapai titik terendah.
 
Meskipun beragam, namun belakangan para peneliti telah menemukan alasan paling umum yang menyebabkan mengapa seseorang melakukan perselingkuhan. Hasli penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sex Research itu mengatakan perselingkuhan paling umum terjadi karena kurang mendapat cinta.
 
Dalam studi ini, para peneliti mensurvei 495 orang dewasa dengan usia rata-rata 20 tahun. Masing-masing dari mereka ditanya apakah mereka pernah berselingkuh dari pasangan mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian para partisipan yang mengaku pernah berselingkuh ditanyakan perihal alasan mengapa mereka melakukan hubungan terlarang tersebut. Hasilnya, sekitar 77 persen partisipan menyebutkan bahwa mereka berselingkuh karena mendapatkan rasa cinta yang lebih besar dari selingkuhan ketimbang pasangan mereka.
 
Yang cukup mengejutkan, 74 persen responden mengaku bahwa mereka selingkuh karena menginginkan lebih banyak variasi pengalaman seksual. Bukan hanya itu, 57 persen dari peserta penelitian mengaku berselingkuh karena mengalami hubungan asmara yang tidak menyenangkan, seperti kekerasan dalam rumah tangga.
 
Hubungan asmara yang terdapat kekerasan di dalamnya bukan hanya menyebabkan terjadinya perselingkuhan. Tetapi, perselingkuhan juga dilakukan sekadar untuk meningkatkan popularitas mereka yang selama ini merasa tertindas oleh pasangan mereka sendiri.
 
Selain itu, 43 persen peserta berselingkuh karena marah dengan pasangan mereka. Mereka marah karena ingin membalas dendam pada pasangan mereka yang sudah lebih dahulu menyelingkuhi mereka.
 
Adapun sekitar 41 persen peserta mengaku berselingkuh lantaran mereka merasa tidak terikat dengan mereka. Sehingga mereka tidak merasa adanya penyesalan dalam melakukan perselingkuhan.
 
Sayangnya, terdapat sekitar sepertiga dari responden yang menyatakan alasan mereka selingkuh dari pasangan, hanya karena mereka ingin berhubungan seks dengan orang lain. Alasan ini mayoritas dikemukakan oleh peserta penelitian berjenis kelamin laki-laki.
 
Sementara itu, hal ini jarang terjadi pada perempuan. Para peneliti mengindikasikan bahwa perempuan lebih cenderung untuk berselingkuh tanpa berhubungan seks jika mereka merasa diabaikan oleh pasangan resmi mereka.
 
 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif