Agar liburan Anda tetap bisa bermakna. (Ilustrasi/Pexels).
Agar liburan Anda tetap bisa bermakna. (Ilustrasi/Pexels).

Cara Menghadapi Liburan Sendiri

Rona liburan
Kumara Anggita • 17 Desember 2019 12:04
Jakarta: Idealnya saat liburan tiba, kita menghabiskan waktu dengan berkumpul bersama keluarga tercinta. Namun tak semua orang bisa melakukan hal tersebut, salah satunya perantau.
 
Namun, Anda tidak perlu sedih karena ada atau tidaknya keluarga, liburan Anda tetap bisa bermakna. Berikut cara menghadapi liburan sendiri yang dilansir dari Bustle.
 
Psikolog Dr. Snehal Kumar, PhD mengungkapkan bahwa sebelum liburan datang, Anda perlu untuk memulai perencanaan. "Jadilah bijaksana dalam mengidentifikasi pilihan yang Anda miliki sebelumnya," kata Kumar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kadang-kadang karena kita takut akan kesepian, kita menghindari memikirkan hari itu sampai hari itu tiba. "Ini berarti kita belum membuat rencana atau meminta bantuan dari teman,” ujarnya.
 
Kumar menganjurkan agar Anda mulai berpikir tentang bagaimana Anda mungkin ingin menghabiskan liburan ketika Anda berada di tempat yang baru. Lakukan brainstorming ide-ide dan cari peluang untuk koneksi terlebih dahulu jika Anda bisa, seperti menanyakan apakah Anda dapat menjadwalkan panggilan spesial dengan orang-orang, atau membuka satu atau dua hadiah bersamaan dengan keponakan tercinta melalui Skype.
 
Bila Anda kehabisan ide, mungkin Anda bisa memanggang atau memasak, menyiapkan atau mendekorasi ruang baru Anda. Atau sekadar berjalan-jalan untuk menjelajahi lebih banyak tempat di mana Anda berada, menonton TV dengan makanan ringan, makan di restoran mewah, atau FaceTiming dengan ibumu.
 
Kumar mengungkapkan, untuk menghentikan pemikiran kritis atau ragu tentang ide ini. Ingatkan diri Anda bahwa transisi membutuhkan waktu dan kesendirian Anda saat ini bukanlah hal yang selamanya.
 
"Tawarkan diri Anda kenyamanan yang baik, berdasarkan pada apa yang Anda butuhkan daripada sejuta keharusan yang dapat menjebak kita semua selama musim liburan," kata Kumar.
 
Dr. Rebecca Cowan, dari Anchor Counseling & Wellness mengungkapkan, dari perspektif kesehatan mental, menyendiri selama liburan dapat menyebabkan peningkatan depresi dan kecemasan pada beberapa orang, jadi itu hal lain yang perlu diingat.
 
Dalam hal ini, jika liburan  sendiri tersebut membuat depresi atau cemas mungkin penting untuk terhubung dengan terapis. “Transisi kehidupan, baik positif atau negatif, sering memerlukan waktu untuk dibiasakan, dan ini membutuhkan waktu, "kata Cowan. 
 
Jadi sebisa mungkin Anda berhubungan dengan orang di saat liburan bahkan orang asing bisa menjadi ide yang baik pula.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif