Begini Cara Penari Ratoeh Jaroe Berganti Kostum di Pembukaan Asian Games 2018

Yatin Suleha 21 Agustus 2018 18:37 WIB
asian games 2018
Begini Cara Penari Ratoeh Jaroe Berganti Kostum di Pembukaan Asian Games 2018
Penampilan tarian Ratoeh Jaroe asal Aceh yang spektakuler dengan 1.600 orang, membuka ajang perhelatan Asian Games 2018. (Foto: Dok. Inasgoc/Antara/Jefri Tarigan (Official Photographer))
Jakarta: Semua mata terpana memandang penyajian tarian Ratoeh Jaroe asal Aceh di pembukaan Asian Games 2018. Penampilan yang spektakuler membuka ajang perhelatan olahraga terbesar se-Asia ini menjadi buah bibir di kancah internasional.

Tarian yang merupakan pembuka ini diakui Kenia Agha yang menyaksikan langsung di Gelora Bung Karno, Senayan menyatakan sangat haru dan bangga dengan penampilan tarian asli Indonesia di depan 45 negara Asia. 

"Saya bangga dan terharu banget, melihat kekayaan budaya Indonesia melalui tarian dan lagu yang sangat indah. Saya bangga juga melalui kekayaan budaya Indonesia ini bisa diperlihatkan kepada semua negara Asia dan juga di mata dunia," ucap perempuan cantik ini.


"Merinding rasanya begitu melihat penampilan tarian yang spektakuler seperti Ratoeh Jaroe. Dan sekali lagi ini asli kebudayaan Indonesia yang membuat kita kagum."

Senada dengan Kenia, Hanna salah satu penonton yang menyasikan di televisi juga mengatakan hal yang sama. "Mataku berkaca-kaca. Kalau kata orang Jawa mbrebes mili yah.. terharu banget, bisa menyaksikan walau di TV. Terasa merinding karena performance (tarian Ratoeh Jaroe) yang luar biasa," ucap Hanna.

"Dari banyak orangnya, ganti bajunya, koordinasinya. Aku berharap banget bahwa dengan kekayaan kultur Indonesia salah satunya dari tarian (Ratoeh Jaroe) serta nyanyiannya di pembukaan Asian Games ini bisa bikin nama Indonesia makin berkibar," harapnya lagi.


(Penampilan tarian Ratoeh Jaroe asal Aceh yang spektakuler dengan 1.600 orang, membuka ajang perhelatan Asian Games 2018 menjadi buah bibir di kancah internasional. Foto: Dok. Inasgoc/Antara/Jefri Tarigan (Official Photographer))

(Baca juga: Pembukaan Asian Games 2018 Mewah, Indonesia Megah)

Bangga Menari Ratoeh Jaroe

Terhitung ada 1.600 penari yang berasal dari 18 sekolah se-DKI Jakarta dalam performance tarian Ratoeh Jaroe dalam pembukaan Asian Games 2018, salah satunya adalah Kirana Suci Adistra (16 tahun) dari SMA 6 Jakarta. 

Beberapa hari setelah acara pembukaan Asian Games 2018 tim Medcom.id berhasil mewawancarai Kirana yang sosoknya sempat viral di Instagram seusai memperlihatkan bagaimana berganti-ganti pakaian ketika menari Ratoeh Jaroe. 



"Awalnya orang tua penasaran dengan saya (dan para penari Ratoeh Jaroe) di acara pembukaan Asian Games kemarin, bagaimana kami berganti pakaian? Dan teman-teman Bunda banyak juga yang menanyakan. Akhirnya, sehari setelah acara pembukaan Asian Games 2018 saya divideokan oleh Bunda dan diberikan ke teman Bunda," ucap Kirana yang menyatakan bahwa setelah acara pembukaan selesai baru diperbolehkan untuk memberitahukan bagaimana teknis menari Ratoeh Jaroe serta berganti kostumnya.

Kira-kira ada 4-5 lapis warna yang berbeda yang harus diganti serta dilipat kemudian tampilan baru akan muncul sesuai aba-aba dan lagu dalam menari Ratoeh Jaroe.

"Ada yang mendapatkan 4-5 lapis baju, tergantung dia ada di posisi mana. Dan selama kami berlatih, membuka lapisan baju satu dengan lainnya melalui tempelan velcro hanya diperbolehkan maksimal 4 ketuk (4 detik) paling lambat," ucap Kirana.

Melalui latihan yang intens selama 4-5 bulan selama dua kali seminggu Kirana mengakui tak sampai 2 detik begitu cekatan tangannya bisa langsung melepas lapisan ke lapisan berikutnya dan menempelkannya tepat di area pundak.

"Kesulitannya dalam menari Ratoeh Jaroe ini adalah saat menari muka kita (bagian wajah) tidak boleh menunduk, kecuali memang saat gerakan tari mengarah ke bawah. Awalnya, nempel velcro-nya miring atau melipat bajunya enggak rapi," tukas Kirana yang sepanjang tarian dilakukan juga sambil bernyanyi.


(Kirana Suci Adistra berpose bersama keluarga. Foto: Dok. Kirana Suci Adistra)

"Tapi lama-lama, tangannya seperti sudah terbiasa dan menarik lapisan lalu menempelkannya bisa tepat serta rapi," ucap gadis kelahiran Jakarta, 13 Oktober 2001 ini.

Kirana yang duduk baris ke 10 nomor H04 mengatakan ia mendapatkan 5 lapis baju, antara lain abu-abu, oranye, merah, putih, dan biru. Walau terasa sedikit berat dan gerah dengan beberapa lapisan baju tersebut namun ia mengaku tidak terganggu akan hal itu. "Malah senang, habis nari bajunya boleh dibawa pulang," kenangnya sambil tersenyum. 

Harapannya ke depan setelah mengharumkan nama Indonesia melalui tarian Ratoeh Jaroe di pesta pembukaan Asian Games 2018 adalah, "Semoga bukan hanya internasioal saja yang mengenal, menghargai, dan menyanjung kultur keindahan bangsa kita tapi juga kita sebagai orang Indonesia sendiri, semakin bangga dan sayang sama kebudayaan kekayaan Indonesia," paparnya.

"Saya juga berharap dengan ditunjukkannya acara kemarin itu, menambah rasa nasionalisme kita semua," tutup Kirana.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id