Hidup tanpa kecemasan adalah hal yang sulit untuk didapatkan. Oleh karena itu, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah meredamnya. (Ilustrasi/Pexels)
Hidup tanpa kecemasan adalah hal yang sulit untuk didapatkan. Oleh karena itu, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah meredamnya. (Ilustrasi/Pexels)

Cara Menghentikan Kecemasan Anda

Rona psikologi kecemasan
Kumara Anggita • 21 Mei 2020 11:02
Jakarta: Hidup tanpa kecemasan adalah hal yang sulit untuk didapatkan. Oleh karena itu, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah meredamnya.
 
Dilansir dari Psycholgy Today, cara meredamnya beragam, salah satunya adalah dengan menyebutkan beberapa frase sederhana pada diri sendiri. Lihat apakah kata-kata itu menenangkan Anda, menenangkan jantung Anda yang berdenyut, memungkinkan Anda bernapas sedikit lebih dalam, atau menurunkan ketegangan otot Anda. 
 
Berikut 4 'mantra' yang direkomendasikan oleh Jenny Grant Rankin Ph.D.

Ini sementara

Percayalah bahwa tak ada sesuatu yang akan bertahan selamanya, termasuk penderitaan Anda sekarang. Ingatlah “Stres ini sementara!” Sebutkan itu lagi dan lagi.

Semua akan baik-baik saja

Masa depan tidak diketahui, tidak hanya sekarang tetapi selalu. Tetapi tidak ada gunanya memicu sistem saraf kita menjadi panik. Kita dapat mengatakan pada diri sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja, dan kemungkinan besar situasi baik akan terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika Anda terlalu realis atau pesimis, Anda dapat memodifikasi mantra ini menjadi "Semuanya mungkin akan baik-baik saja." Jika itu masih sulit bagi Anda untuk percaya, cobalah "Jika semuanya tidak beres, saya bisa mengatasinya”. Cobalah versi yang berbeda dan lihat apa yang menenangkan kecemasan di tubuh Anda. 

Satu hari pada suatu waktu. Satu jam pada suatu waktu. Satu menit pada suatu waktu

Ketika emosi meningkat, kita bisa kewalahan. Inilah saatnya untuk menurunkannya. Ingatkan diri Anda bahwa satu-satunya tujuan adalah melewati menit, jam, atau hari berikutnya. Ubah fokus Anda untuk mencari tahu kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan yang dapat Anda lakukan sekarang untuk melewati saat yang sulit.
 
Sebagai contoh, baru-baru ini Rankin bangun dengan perasaan cemas setelah menjalani beberapa hari yang tenang. Dia tahu dia  cemas karena jantungnya berdetak kencang. Dia mengingatkan diri sendiri bahwa tujuannya adalah "melambat dan meluangkan waktu sebentar."
 
Dia kemudian  melakukan kegiatan konkret yang mengubah kecemasan ke keadaan tenang, koneksi, kepercayaan, dan kejelasan. Yang dia lakukan waktu itu adalah teknik pernapasan, menyedot rumah, buat secangkir teh, berolahraga, mandi air panas, dan menulis.
 
“Butuh beberapa jam, tetapi akhirnya saya mulai merasa sedikit lebih baik. Jika tidak ada metode yang berhasil, saya akan berkata pada diri sendiri, "Tunggu di sana! Besok adalah hari yang baru, dan Anda mungkin akan merasa lebih baik di pagi hari,”ujarnya.
 
Hanya karena merasa cemas pada saat ini tidak berarti dalam kenyataannya segalanya lebih buruk daripada saat sebelumnya.
 
Kecemasan memiliki cara yang lucu untuk menghasilkan pikiran bencana. Ketika Anda sangat cemas, penting untuk berhenti sejenak dan memperhatikan pikiran Anda.
 
Jika Anda berpikir dunia ini berakhir atau Anda tidak akan pernah bahagia lagi atau Anda telah menghancurkan hidup Anda, perhatikan itu dan kemudian ingatkan diri Anda bahwa itu hanya perasaan atau hanya kekhawatiran. Cara kita berbicara kepada diri kita penting dan memengaruhi perasaan dan cara berpikir kita.
 
Cobalah 'mantra-mantra' yang paling sesuai dengan keadaan Anda. Kalau perlu, Anda bisa buat mantra Anda sendiri siapa tahu bisa lebih ampuh. Selamat tinggal kecemasan!
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif