Ilustrasi--Pexels
Ilustrasi--Pexels

Cara Mengajarkan Disiplin pada Anak

Rona ibu dan anak
Raka Lestari • 25 Juli 2019 14:53
Setiap orang tua dan setiap anak mereka berbeda. Dinamika disiplin yang ada antara orang tua dan anak akan sangat bervariasi tergantung pada siapa Anda berbicara.
 

Jakarta: Mengajarkan disiplin pada anak merupakan hal yang harus dilakukan sedini mungkin oleh orang tua. Setiap orang tua mungkin memiliki cara mendisiplinkan anak yang berbeda-beda antara satu orang tua dan orang tua lainnya.
 
Namun meskipun memiliki perbedaan, ada aturan-aturan umum yang tetap harus diperhatikan oleh orang tua saat akan mengajarkan disiplin pada anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Danielle Dooley, M.D., MPhil., seorang dokter anak dan direktur medis urusan masyarakat dan kesehatan populasi di Children's National Health System, menyarankan untuk membangun hubungan yang positif, mendukung dan penuh kasih dengan anak Anda. Gunakan penguatan positif untuk meningkatkan perilaku yang Anda inginkan dari anak Anda.
 
"Jika Anda merasa perlu mendisiplinkan anak Anda, sebaiknya tidak dengan cara memukul atau menggunakan hukuman fisik lain tetapi bisa gunakan waktu tunggu bagi anak yang lebih kecil dan penghapusan hak istimewa bagi anak yang lebih besar," jelas Dr Dooley seperti dilansir romper.
 
Karena setiap orang tua dan setiap anak mereka berbeda, dinamika disiplin yang ada antara orang tua dan anak akan sangat bervariasi tergantung pada siapa Anda berbicara.
 
"Penting untuk mengenali bahwa pendekatan dan gaya disiplin dipengaruhi oleh faktor budaya dan juga faktor historis. Misalnya gaya disiplin seperti apa yang dibesarkan oleh orang tua atau pengasuh," kata Dr Dooley.
 
Untuk mempraktikkan penguatan positif, Dr. Dyan Hes, dokter anak dan direktur medis di Gramercy Pediatrics, menjelaskan bahwa orang tua dapat menghargai perilaku yang mereka inginkan agar anak-anak mereka mau melakukannya.
 
Penguatan positif didasarkan pada pemberian penghargaan kepada anak untuk perilaku yang baik. Misalnya, jika Anda ingin anak Anda berhenti mengisap jempolnya, Anda dapat memberi anak stiker di kalender jika dia tidak mengisap jempolnya sepanjang hari.
 
"Ini adalah hal yang positif, daripada memarahi anak ketika dia melakukan kebiasaan yang tidak Anda sukai tersebut," kata Dr Hes.
 
 Dr Hes juga menambahkan, anak-anak perlu mengetahui batasan dan mereka juga merasa lebih aman bahwa orang tua mereka terlibat di dalamnya. "Saya juga melihat bahwa pola pengasuhan yang ketat tidak cocok dilakukan pada anak di seluruh usia. Anak-anak yang memiliki orang tua dengan pola asuh yang ketat biasanya akan membuat anak sering memberontak dan memiliki harga diri yang rendah," terangnya.
 
Apapun cara Anda untuk mendisiplinkan anak Anda, menetapkan batasan-batasan dapat membantu perkembangan anak yang sehat. Menurut Dr Dooley disiplin adalah bagian penting dari mengasuh anak. Seperti menciptakan struktur dan aturan dapat membantu anak-anak merasa aman dan didukung dan berkontribusi pada perkembangan anak yang sehat.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(YDH)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif