NEWSTICKER
 Gangguan pendengaran atau tuli bisa terjadi sejak di usia anak-anak bahkan bayi. (Ilustrasi/Pexels)
Gangguan pendengaran atau tuli bisa terjadi sejak di usia anak-anak bahkan bayi. (Ilustrasi/Pexels)

Tips Tes Refleks Suara pada Bayi, Mencegah Tuli

Rona bayi anak lahir tuli
Sunnaholomi Halakrispen • 21 Maret 2020 15:14
Jakarta: Gangguan pendengaran atau tuli bisa terjadi sejak di usia anak-anak bahkan bayi. Agar tidak semakin parah dan bisa dilakukan penanganan tepat, lakukanlah pemeriksaan atau tes sederhana sedini mungkin.
 
"Bisa dilakukan dengan tes refleks. Ada bunyi, anaknya kaget atau tidak," ujar Dr. dr. Fikri Mirza Putranto, Sp.THT-KL(K) dari PP PERHATI KL (Pengurus pusat perhimpunan dokter spesialis telinga hidung tenggorok bedah kepala leher indonesia), di Jakarta Selatan.
 
Perhatikan juga ketika sang ibu menyusui bayinya, kemudian di saat yang bersamaan tiba-tiba ada suara orang yang berbicara. Apakah si kecil berhenti nyusui atau tetap tenang fokus pada aktivitasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seharusnya anak punya atensi terhadap bunyi itu. Lalu perhatikan juga, apakah kalau dipanggil dia (bayi) tidak menengok (merespons dengan gerakan wajah)," paparnya.
 
Selain itu, perhatikan reaksinya terhadap suara yang lebih kencang. Periksa, apakah anak tidak refleks terhadap suara atau bunyi kencang tersebut. 
 
Cara lainnya, ketika dahulu si kecil mengucapkan kata Papa atau Mama, namun tiba-tiba dia tidak mengatakan kata itu lagi. Dalam hal ini, ada pengaruh pada kualitas berbicaranya. Segeralah konsultasikan ke dokter. 
 
"Kalau lebih dari satu tahun tidak berkemban proses pendengarannya, maka solusinya dengan operasi," jelasnya.
 
Sementara itu, anak dengan gangguan pendengaran dipengaruhi oleh sejumlah faktor risiko. Di antaranya, anak dengan kekurangan gizi, akan dua kali lebih tinggi berisiko gangguan telinga.
 
Kondisi gangguan pendengaran akan meningkat jika bayi lahir dengan berat badan rendah. Demikian jika terjadi gangguan saat bayi berada di dalam kandungan dang ibu atau infeksi pada ibu hamil.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif