Empat Cara Mengurangi Kecemasan Terhadap Pasangan

Raka Lestari 18 Oktober 2018 15:40 WIB
romansa
Empat Cara Mengurangi Kecemasan Terhadap Pasangan
(Foto: Momjunction)
Jakarta: Kecemasan berlebihan dan rasa tidak aman kepada pasangan dapat dapat menghancurkan hubungan itu sendiri. Itu sebabnya, rasa saling percaya menjadi kunci penting dalam sebuah hubungan. 

Dikutip dari Huffington Post, berikut ini adalah cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi cemas berlebihan kepada pasangan.

1. Jelaskan pada mengenai kecemasan Anda


Ada baiknya membicarakan masalah tersebut pada pasangan apabila Anda tidak bisa mengatasinya sendiri. Jelaskan secara bertahap apa yang membuat Anda merasa cemas. Selain itu, cobalah untuk menghadapi apa yang menjadi kecemasan Anda secara perlahan-lahan," ujar psikolog Stacey Rosenfeld.

2. Ungkapkan ekspektasi

"Orang yang memiliki rasa cemas biasanya overthinking," kata Jenny Yip, psikolog yang berbasis di Los Angeles. 

Kebanyakan orang dengan kecemasan akan membayangkan hal terburuk yang mungkin terjadi. Sehingga daripada hal itu merusak hubungan Anda, sebaiknya klarifikasi dan komunikasikan apa harapan Anda dari awal sehingga pikiran Anda tidak perlu memikirkan hal-hal atau kejadian terburuk.

3. Pahami bahwa Anda tidak selalu bisa mengontrol pasangan

"Bagi mereka yang memiliki kecemasan, sering kali ingin mengendalikan situasi tetapi Anda tidak bisa selalu seperti itu," kata Yip. 

"Anda dapat mengomunikasikan keinginan Anda, tetapi itu tidak berarti bahwa Anda memiliki pasangan yang buruk jika keinginan Anda tidak terpenuhi persis seperti apa yang Anda bayangkan."

4. Buat aturan dalam hubungan Anda

Semua pasangan pasti pernah berselisih paham tetapi perselisihan dan akibat yang ditimbulkan dari perselisihan tersebut bisa membuat stres bagi orang-orang yang memiliki kecemasan, kata Yip. 

Untuk itu, buat beberapa aturan ketika Anda dan pasangan bertengkar yang membantu mengurangi kecemasan Anda.  Menurut Yip, hal ini dapat membantu seseorang yang memiliki kecemasan bahwa akan selalu ada jalan keluar di setiap pertengkaran. 

Lihat video:





(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id