Agar diperhatikan, remaja perempuan pun mulai berdandan agar tampil cantik.
"Kebanyakan motif remaja untuk tampil cantik bukan berasal dari kesadaran, bahwa sudah saatnya mereka merawat diri, tetapi lebih karena ingin diakui oleh kelompok atau lingkungannya," papar psikolog Ajeng Raviando di Hotel Mulia, Kamis (5/2/2015).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Dalam dunia psikologi, hal tersebut dinamakan peer group pressure. Lebih lanjut, menurut Ajeng, peer group pressure memiliki dampak negatif maupun positif.
Dampak negatifnya, remaja jadi sulit menemukan rasa percaya dirinya. Dalam hal ini, Ajeng memberi contoh sebuah kasus. "Banyak remaja tidak pede memasang foto-nya di sosial media kalau belum di-edit," paparnya.
Selain itu, tambah Ajeng, remaja cenderung jadi sulit mengemukakan pendapatnya karena takut tidak diakui sebagai teman jika berbeda pendapat.
Meski demikian, peer group pressure nyatanya juga memiliki dampak positif. Salah satunya, remaja menjadi terpacu untuk menjadi lebih baik dari teman-temannya. "Tapi, harus dengan kompetisi yang sehat ya," saran Ajeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(AWP)
