Me time atau waktu untuk menikmati diri sendirian sangat diperlukan bagi ibu. Berikut informasi lengkapnya. (Foto: Pexels.com)
Me time atau waktu untuk menikmati diri sendirian sangat diperlukan bagi ibu. Berikut informasi lengkapnya. (Foto: Pexels.com)

Pentingnya Memiliki Waktu Me Time bagi Ibu

Rona manfaat me time
Raka Lestari • 15 Oktober 2019 08:00
Jakarta: Merawat diri sendiri merupakan bagian dari rutinitas yang perlu dilakukan. Namun ketika Anda sudah menjadi seorang ibu, mencari waktu untuk fokus terhadap diri sendiri terkadang sangat sulit atau bahkan hampir tidak ada waktu.
 
Dan sayangnya, kurang waktu untuk diri sendiri dapat berdampak negatif pada seorang ibu dan bisa berdampak negatif pada aspek-aspek di kehidupan Anda.
 
"Saya menganggap waktu untuk diri sendiri (me time) merupakan suatu keharusan, bukan kesenangan," ujar Emma Bennett, seorang terapis berlisensi, mengatakan pada Romper.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan bahwa seorang ibu yang kurang memiliki waktu untuk dirinya sendiri dapat mengalami kelelahan, rasa penyesalan, kewalahan, isolasi, kemarahan, dan kehilangan diri sendiri.
 
Alasan lain mengenai pentingnya waktu untuk diri sendiri dan harus dianggap serius adalah karena Anda tidak bisa mengelola masalah mental, fisik, dan beban emosi dari seorang ibu maka permasalahan-permasalahan yang sering muncul setelah melahirkan seperti gangguan mood dapat membuat masalah menjadi lebih rumit.
 
Pentingnya Memiliki Waktu <i>Me</i> <i>Time</i> bagi Ibu
(Waktu sendiri atau me time bagi seorang ibu sangat penting agar ia tidak merasa kewalahan dan dapat menikmati waktunya sendiri untuk rileks sejenak dari sibuknya aktivitas. Foto: Pexels.com)
 
"Kurangnya dukungan emosional atau fisik dapat membuat ibu berisiko lebih tinggi mengembangkan gangguan postpartum atau gangguan kecemasan dan kurangnya dukungan/pemahaman dapat memperburuk gejala-gejala tersebut," ujar Erica Djossa, seorang psikoterapis.
 
Menurut UNC School of Medicine's Center for Women's Mood Disorders faktanya, kurangnya dukungan dari keluarga dan teman dipercaya dapat meningkatkan risiko seorang ibu mengalami gangguan mood setelah melahirkan.
 
"Ketika seorang ibu mengomunikasikan bahwa mereka ingin waktu untuk diri sendiri, itu biasanya menunjukkan bahwa mereka ingin beristirahat," kata Djossa.
 
"Menurut saya ketika seorang ibu tidak mendapatkan waktu untuk melakukan me time karena lingkungan tidak memberikan dukungan, mereka akan merasa terisolasi dan kewalahan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan dukungan dari lingungan untuk mengakomodasi kebutuhan mereka terhadap diri sendiri."
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif