Salah satu hal terpenting yang harus dilakukan untuk mendukung seorang anak dengan rasa tidak percaya diri adalah dengan menawarkan pengalaman. (Ilustrasi/Pexels).
Salah satu hal terpenting yang harus dilakukan untuk mendukung seorang anak dengan rasa tidak percaya diri adalah dengan menawarkan pengalaman. (Ilustrasi/Pexels).

Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak

Rona anak-anak
Raka Lestari • 11 Desember 2019 13:13
Jakarta: Menumbuhkan rasa percaya diri saat masih anak-anak sangatlah penting, karena hal itu bisa berdampak pada rasa percaya diri mereka ketika sudah dewasa. Namun terkadang orang tua tidak mengetahui bagaimana cara memupuk rasa percaya diri kepada anak-anak mereka.
 
Orang tua kerap tidak menyadari bahwa memupuk rasa percaya diri ketika masih anak sangatlah penting. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk memupuk rasa percaya diri pada anak-anak, seperti dilansir romper:
 
Mencari tahu penyebab anak tidak percaya diri

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anak-anak mungkin memiliki rasa percaya diri karena berbagai alasan, menurut Dr Jim Taylor, a Ph.D., seorang psikolog dan penulis buku tentang pengasuhan anak.
 
“Termasuk juga tumbuh dalam keluarga yang mereka tidak merasa aman, dicintai, atau dihargai.” kata Dr Taylor.
 
Jadi, satu hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu adalah mencari tahu apakah ada sesuatu yang terjadi dalam kehidupan anak yang membuat mereka tidak percaya diri.
 
Minta konsultasi ke profesional, jika diperlukan
 
Dr Taylor menjelaskan bahwa salah satu hal terpenting yang harus dilakukan untuk mendukung seorang anak dengan rasa tidak percaya diri adalah dengan menawarkan pengalaman dan alat yang dapat melawan pikiran dan perasaan tidak percaya diri tersebut. Dan cara untuk melawan rasa tidak percaya diri itu adalah dengan melalui bantuan profesional.
 
Membangun koneksi
 
“Karena rasa tidak percaya diri seringkali berasal dari perasaan tidak dicintai atau diremehkan, penting untuk membantu mereka merasa aman, dicintai, dan dihargai,” ujar Dr Taylor.
 
Ini dapat membantu mereka melawan dan menghilangkan pengalaman yang mengarah pada perasaan tidak percaya diri.
 
Bantu mereka ketika gagal dan tetap mencoba lagi
 
Dr Paula K. Rauch dari Clay Center for Young Minds di Massachusetts General Hospital menjelaskan bahwa, anak-anak mengembangkan kepercayaan diri dan kompetensi dengan menghadapi pengalaman baru. "Transisi yang sulit, dan frustrasi yang tak terhindarkan sepanjang masa kanak-kanak,” terangnya.
 
Dengan kata lain, menghadapi tantangan yang sulit baik untuk membangun kepercayaan diri. Jadi, bantu anak-anak Anda menemukan tantangan-tantangan yang harus mereka hadapi.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif