(Foto: Reader Digest)
(Foto: Reader Digest)

Cerita di Balik Tradisi Meletakan Jeruk di Dalam Kaus Kaki Saat Natal

Rona natal
Raka Lestari • 17 Desember 2017 12:54
Jakarta: Entah itu menggantung kaus kaki atau membuat kue jahe saat Natal, pastinya semua tradisi Natal tersebut memiliki cerita sejarah di dalamnya. Hingga saat ini, masih ada beberapa tradisi natal yang masih dilakukan, salah satunya menaruh jeruk di dalam kaus kaki pada pagi hari perayaan Natal.
 
Dilansir dari Reader's digest, ada orang-orang di beberapa negara yang melakukan tradisi semacam ini dalam perayaan Natal mereka.
 
Menurut kisah asli, Santa Klaus memberikan tiga kantong emas kepada seorang pria  miskin, yang kemudian digunakan untuk membuat pesta pernikahan putri pria tersebut. Sementara itu, jeruk dianggap mewakili emas yang ia tinggalkan untuk gadis-gadis tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun beberapa orang percaya bahwa tradisi tersebut berasal ketika terjadinya The Great Depression. Pada masa tersebut banyak  keluarga tidak mampu untuk membeli hadiah atau permen pada saat Natal, sehingga makanan "mewah" seperti jeruk dan kenari pun ditempatkan di bawah pohon.
 

Penjelasan lain mengklaim bahwa jeruk adalah pengingat untuk berbagi apa yang Anda miliki dengan orang lain karena bulan Desember identik dengan bulan untuk berbagi. Dan akhirnya, beberapa orang mengklaim bahwa jeruk itu dulu merupakan "suguhan istimewa" di musim dingin, terutama untuk anak-anak yang tinggal di utara. Oleh karena itu, tradisi menemukan jeruk di dalam kaus kaki saat perayaan Natal dilakukan.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif