Dilansir dari Reader's digest, ada orang-orang di beberapa negara yang melakukan tradisi semacam ini dalam perayaan Natal mereka.
Menurut kisah asli, Santa Klaus memberikan tiga kantong emas kepada seorang pria miskin, yang kemudian digunakan untuk membuat pesta pernikahan putri pria tersebut. Sementara itu, jeruk dianggap mewakili emas yang ia tinggalkan untuk gadis-gadis tersebut.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Namun beberapa orang percaya bahwa tradisi tersebut berasal ketika terjadinya The Great Depression. Pada masa tersebut banyak keluarga tidak mampu untuk membeli hadiah atau permen pada saat Natal, sehingga makanan "mewah" seperti jeruk dan kenari pun ditempatkan di bawah pohon.
Penjelasan lain mengklaim bahwa jeruk adalah pengingat untuk berbagi apa yang Anda miliki dengan orang lain karena bulan Desember identik dengan bulan untuk berbagi. Dan akhirnya, beberapa orang mengklaim bahwa jeruk itu dulu merupakan "suguhan istimewa" di musim dingin, terutama untuk anak-anak yang tinggal di utara. Oleh karena itu, tradisi menemukan jeruk di dalam kaus kaki saat perayaan Natal dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
