Ilustrasi- Pexels
Ilustrasi- Pexels

Tips Tepat Melatih Anak Penyandang Autisme

Rona autisme pada anak
Sunnaholomi Halakrispen • 22 November 2019 17:06
Jakarta: Semua anak memiliki hak yang sama, yakni mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Demikian juga pada anak berkebutuhan khusus dan anak dengan autisme. Meski tak sama dengan anak lain, ketahuilah cara tepat melatih sang buah hati.
 
Menurut Nuryanti Yamin selaku Ortopedagog dan Co-Founder Drisana Center, anak dengan autisme perlu diperhatikan hal apa yang membuatnya senang. Terlebih, mengenai bidang yang disukai untuk mengetahui talentanya.
 
"Orang normal saja perlu mengeksplorasi kegiatan untuk tahu unggulnya di mana. Begitu pun anak autis. Sebaiknya orang tua kasih kesempatan anak, kasih kegiatan-kegiatan," ujar Nuryanti di teamLab Future Park Jakarta Mall Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu, 20 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah diperkenalkan dengan beragam kegiatan, perhatikan bagaimana respons anak. Kegiatan apa yang lebih cepat ditangkap atau diserapnya dalam proses belajar itu. Kemudian, sortir.
 
"Misalnya, si tiga bulan les piano anak males-malesan dan enggak pinter-pinter. Kalau dia minat, dia bisa duduk lama dan nyaman. Kalau bidang seni gambar, bisa gambar apa saja" jelasnya.
 
Setidaknya waktu yang efektif untuk melihat ketertarikan anak ialah selama tiga bulan. Lihat perkembangannya pada satu bidang, minimal dalam durasi tiga bulan. Jika anak terlihat mudah bosan, berikan kegiatan lain.
 
"Anak ini yang tahu bagaimana mengekspresikan perasaannya. Tapi kita, orang tua, yang harus lebih jeli terhadap kesukaannya lebih ke mana. Anak autis juga banyak yang luar biasa dan itu supportnya dari orang tua," paparnya.
 
Sementara itu, soal makanan, kata Nuryanti, penelitian menyatakan bahwa beberapa anak autis memiliki gangguan pada metabolismenya. Tapi, makanan tertentu yang bisa memperburuk kondisi autisme tak berlaku pada semua anak.
 
"Beberapa juga biasanya melakukan tabulasi makan. Karena kita enggak tahu sensitivitasnya pada makanan itu enggak spesifik. Memang anak-anak dengan usia alergi punya kecenderungan autis tapi enggak semua ya," pungkasnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif