Hubungan ini terjadi dimana salah satu pihak mengorbankan keinginan dan kebutuhan mereka sendiri untuk menyenangkan dan membersihkan permasalahan-permasalahan yang ditimbulkan pasangannya.
Shawn M. Burn, seorang profesor psikologi di California Polytechnic State University menjelaskan bahwa dalam hubungan kodependen, "banyak cinta dan keintiman dalam hubungan ini hanya dialami oleh satu pihak sedangkan pihak lainnya hanya menyelamatkan dan mempersilahkan hal itu terjadi."
Dan inilah tanda-tanda bahwa hubungan Anda berada dalam Codependent relationship.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
(Baca juga: Ketika Cinta Anda Ditolak si Dia)

(Pada Codependent relationship ada saat-saat dimana salah satu pihak akhirnya menyerah terhadap diri mereka sendiri agar tidak terjadi pertengkaran. Foto: Aleff Vinicus)
1. Anda sering memaafkan perilaku buruk pasangan Anda
Misalnya, Anda terlalu sering mempersilahkan pasangan Anda meminum minuman beralkohol dan membiarkannya terlalu sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya yang membuat batasan-batasannya menjadi tidak jelas.
2. Kebahagiaan pasangan menjadi prioritas Anda
Hubungan seperti ini benar-benar menjadi racun bagi kehidupan seseorang dan kebahagiaan seseorang. Bentuk pengabdian seperti ini adalah sesuatu yang salah dan harus diberikan kesadaran agar mereka tidak terus menerus memikirkan kebahagiaan pasangannya saja.
3. Anda kehilangan minat, keinginan, dan identitas diri sendiri
Hubungan percintaan yang sehat memungkinkan terjadinya perbedaan. Setiap individu memiliki rasa terhadap diri sendiri yang berbeda-beda, keadaan emosional yang berbeda-beda, dan cara menghadapi masalah yang berbeda-beda.
Pada Codependent relationship ada saat-saat dimana salah satu pihak akhirnya menyerah terhadap diri mereka sendiri agar tidak terjadi pertengkaran dan dianggap dapat menjaga hubungan.
4. Anda lebih banyak memberi daripada menerima
Codependent relationship menyebabkan salah satu pihak memberi lebih banyak dari apa yang mereka dapatkan dari pasangannya. Mereka juga mengabaikan kebutuhan dan keinginan pribadi diri mereka sendiri.
5. Anda mengambil alih penderitaan pasangan Anda dan berjuang sendiri
Codependent relationship menjadi sangat buruk ketika salah satu pihak berjuang atas rasa sakitnya sendiri. Salah satu pihak akan mengambil masalah yang dimiliki oleh pasangannya dan menyelesaikannya sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
