Teddy Arifianto selaku Head of Corporate Communication & Public Affairs JD.ID mengaku tak memungkiri hal tersebut meskipun ia menganggap bahwa belanja online memiliki sensasi lebih dari itu.
"Diskon hanyalah entry poin saja. Selebihnya kami mengandalkan pengalaman saat berbelanja online," tukasnya dalam acara temu media perihal kerjasama JD.ID dan Maxim Housewares Indonesia, Kamis (19/1/2017).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
(Baca juga: Cara Belanja Online Tanpa Menguras Isi Dompet)
Ia menjelaskan ada ketertarikan tersendiri yang membuat pembeli bersemangat untuk setiap tahap yang dilalui, mulai dari memilih barang yang beragam, membandingkan harga dan kualitas, memutuskan untuk membeli, dan menunggu barang tersebut sampai di rumah."Bahkan ketika sampai kita merasa seperti mendapat kado, padahal kita tahu itu dibeli sendiri. Pengalaman itu memberi sensasi tersendiri," terangnya.
Ia juga menambahkan, JD.ID sendiri hadir sebagai katalisator perubahan perilaku. Hal ini didasarkan pada banyaknya pengalaman kurang menyenangkan saat berbelanja online sehingga orang kembali memilih berbelanja secara offline atau langsung mendatangi toko.
"Memang belanja offline memberi dampak rekreatif, namun di sini kita memperlihatkan kelebihan dari belanja online yang jelas menonjol, yaitu kepraktisan dan kemudahan," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
