Bicara soal tren lensa kontak berwarna, pakar lensa kontak Se-Asia Tenggara, Cheni Lee menjelaskan, lensa kontak sekali pakai memang sedang diminati masyarakat.
"Lensa kontak harian simpel, tak memerlukan perawatan, sekali pakai bisa langsung buang. Biasanya yang suka pakai anak-anak muda," jelasnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/6/2015).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ada banyak jenis lensa kontak warna di pasaran. Untuk mengetahui ciri lensa kontak warna Anda berkualitas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Pertama, pigmen warna tidak mudah luntur atau terlepas dari lensa. Sebelum benar-benar memakai lensa kontak warna, uji terlebih dahulu dengan menggunakan cotton bud.
"Gosok pigmen warna di lensa kontak pakai cotton bud yang sudah diberi air. Kalau luntur atau ada warna menempel di kapas, berarti lensa kontaknya jelek," papar dia.
Kedua, lanjut dia, lensa kontak warna yang berkualitas nampak menyatu sehingga tidak terlihat kalau sedang memakai lensa kontak. Selain itu, lensa kontak warna bisa memancarkan binar mata alami jika terkena cahaya.
Tak kalah penting, lensa kontak warna juga harus memiliki daya tembus oksigen pada seluruh permukaan lensa. Adapun teknologi yang digunakan untuk mengikat kelembaban disebut Lacreon.
Teknologi ini, dipercaya secara permanen memiliki fungsi mengikat bahan pelembab ke dalam material lensa Etafilcon A. Bahan pelembab ini selanjutnya akan mempertahankan kadar air dalam lensa kontak, yang efeknya mampu mengurangi gesekan pada mata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(LOV)
