Keindahan kalung mutiara disukai wanita. (Foto:jennifersteffen.com)
Keindahan kalung mutiara disukai wanita. (Foto:jennifersteffen.com)

Kenali Perbedaan Mutiara Air Asin dan Air Tawar

Rona perhiasan
Sri Yanti Nainggolan • 13 Januari 2016 15:42
medcom.id, Jakarta: Mutiara adalah salah satu jenis perhiasan yang digemari wanita karena bentuknya yang cantik dan warna yang menawan. Ada beberapa jenis mutiara yang dihasilkan oleh moluska bercangkang berdasarkan tempat berkembangnya.
 
Habitat moluska bercangkang penghasil mutiara rupanya memberi perbedaan yang signifikan pada kualitas dan harga penjualan mutiara. Dari jenis air, ada dua macam mutiara yakni mutiara air tawar dan mutiara air laut. 
 
Mutiara air tawar tumbuh di sungai dan danau yang banyak ditemukan di China. Sementara mutiara air asin diciptakan oleh tiram di lautan dan berasal dari Thailand, Australia, Indonesia dan Tahiti. Berikut adalah perbedaan lain dari dua jenis mutiara tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembuatan
Kebanyakan mutiara, baik air asin maupun air tawar, tidak alami melainkan dibudidayakan. Ini berarti potongan jaringan moluska atau manik dimasukkan ke dalam moluska, ditutup dengan nacre (bahan sebenarnya dari pembuatan mutiara). Mutiara seperti ini biasa disebut mutiara budidaya.
 
Secara umum, semakin lama periode tumbuh sebuah mutiara, semakin bagus kualitas nacre yang yang terbentuk. Namun, mutiara yang dibudidayakan untuk waktu yang lebih lama juga lebih mahal.
 
Kilau
Karena nacre mutiara air tawar lebih tebal dan berbeda dalam komposisi dengan mutiara air asin, mutiara air tawar kurang berkilau dan tidak mengkilap. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi perbaikan dalam teknik pertanian dan sekarang kilau mutiara air tawar yang kilau sebanding dengan mutiara air asin.
 
Nacre
Mutiara air asin memiliki lapisan yang lebih tipis, dari 0,5-6 mm. Sementara mutiara air tawar hampir seluruhnya terbuat dari nacre. Perbedaan ini terjadi karena bagian inti, yaitu nacre, yang dimasukkan ke dalam mutiara air tawar jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mutiara air asin.
 
Bentuk dan warna
Mutiara air tawar memiliki berbagai macam bentuk (bulat, oval, dan lainnya) dan warna. Mutiara air asin biasanya hanya bulat, yang merupakan bentuk yang paling laris terjual.
 
Ukuran
Untuk mutiara air tawar yang dibudidayakan dengan jangka waktu pendek (tak sampai 2 tahun), menghasilkan ukuran yang lebih kecil dengan nacre berlapisan rendah. Jika dibiarkan tumbuh lebih lama (3-6 tahun), ukurannya bisa mencapai 8-15 mm dengan kualitas yang sebanding dengan mutiara air asin yang baik.
 
Harga
Harga mutiara air tawar lebih mudah karena beberapa alasan. Jumlah kerang mutiara air tawar yang lebih banyak membuat produksi lebih banyak sehingga jumlahnya lebih berlimpah. Selain itu, bentuk mutiara air asin yang bulat dan lebih berkilau juga membuat harganya tinggi.
 
Selain dibedakan dari tempat berkembangnya, jenis mutiara juga dapat dibedakan berdasarkan tempat pembuatannya. Berikut empat jenis mutiara tersebut.
 
1. Mutiara Akoya (Mutiara klasik)
Selama hampir 100 tahun, mutiara klasik pilihan ini tumbuh di lepas pantai Jepang dan identik dengan warna putih. Mutiara ayoka memiliki bentuk barok yang langka dan warna natural seperti biru-perak dan emas. Bentuknya yang bulat sempurna dan tajam setra berkilau membuat mutiara ini menjadi terkenal dengan ukuran 4-10 mm.
 
2. Mutiara air tawar (Mutiara penerus gaya)
Mutiara dengan harga paling terjangkau ini berwarna putih dan pastel serta kilau yang lebih lembut bila dibandingkan mutiara akoya. memilik bentuk bulat sempurna, mutiara ini berukuran 5-12 mm namun saat ini bisa dikembangkan hingga 20 mm.
 
3. Mutiara Tahiti (Mutiara Gelao dan Eksotis)
Mutiara yang tumbuh di Polinesia Prancis ini satu-satunya mutiara yang berwarna hitam secara alami. Meski demikian, mutiara Tahiti juga memiliki warna pelangi yang eksotis. Meskipun agak langka, bentuknya yang berbentuk seperti tetesan dan oval masih sangat dicari karena dianggap berharga. Mutiara ini berukuran 8-15 mm.
 
4. Mutiara Laut Selatan
Mutiara yang tumbuh di daerah Austalia, Filipina, dan Indonesia ini berwarna putih hingga emas. Mutiara Laut Selatan adalah mutiara air asin yang berkembang paling pesat saat ini. Kebanyakan bentuknya seperti tetesan atau oval, jarang yang berbentuk bulat. Ukuran dari mutiara in bisa bervariasi antara 8-18 mm, namun secara umum berkisar 10-14 mm. (peralparadise/jewelrynotes)
 
(LOV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif