Seiring dengan banyaknya peminat nail art, cat kuku pun semakin laris di pasaran. Selain warnanya yang bervariasi, harganya pun beragam, mulai dari yang murah hingga mahal.
Lantas, apakah harga menentukan kualitas?
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Sebenarnya yang murah belum tentu jelek, tetapi yang mahal sudah pasti bagus, karena biasanya ada harga, pasti ada kualitas," jelas make up artist Ryan Ogilvy saat dihubungi Metrotvnews.com.
Ryan menjabarkan beberapa ciri yang menjadi indikator bagus tidaknya sebuah cat kuku. "Pertama, kekentalannya harus pas. Tidak terlalu encer, dan juga tidak terlalu pekat," kata dia.
Kedua, lanjut dia, lihatlah warnanya. Ciri cat kuku yang berkualitas adalah saat warna diaplikasikan ke kuku terlihat sama seperti yang nampak di kemasannya.
Untuk mendapatkan hasil pewarnaan yang bagus, Ryan pun menyarankan agar cat kuku disimpan dit empat yang benar.
"Penyimpanan juga mempengaruhi kualitas. Jangan disimpan di tempat yang banyak terpapar sinar matahari karena bisa merusak teksturnya. Kalau teksturnya rusak, saat diaplikasikan ke kuku juga jelek," saran dia.
Idealnya, cat kuku bisa bertahan 6-12 bulan. Ryan pun mengimbau perempuan untuk tidak menggunakan cat kuku yang usianya sudah melewati batas waktu tersebut.
"Kalau belum dibuka, cat kuku bisa dipakai sampai setahun. Tetapi kalau sudah dibuka, enam bulan saja. Kalau lewat dari tenggat waktu itu, biasanya teksturnya sudah menggumpal dan bisa bikin kuku kering dan pecah-pecah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(LOV)
